November 23, 2024

Pesugihan Bisnis Ramai di Perbincangkan, Emang Ada?

Halo, sobat UMKM! Pernah mendengar tentang pesugihan? mungkin sekilas terdengar mistis, namun itulah yang menjadi perbincangan para pelaku bisnis akhir-akhir ini.

Sebagai pelaku usaha, mungkin juga pernah terdengar rumor tentang adanya tuyul yang digunakan pengusaha agar jualan mereka laku atau untuk memperlancar bisnis mereka.

Di Indonesia, hal semacam itu lazim disebut pesugihan. Di kalangan masyarakat umum, jika sebuah bisnis sukses dalam jangka panjang tanpa keistimewaan apapun, tuduhan praktik pesugihan biasanya jadi pembicaraan utama. Lantas, apa sih yang dimaksud dengan pesugihan? Mengapa fenomena pesugihan di dunia bisnis banyak ditemukan di Indonesia?

Pesugihan berasal dari kata sugih yang berarti kaya, sehingga kata pesugihan berarti suatu proses atau cara yang dilakukan individu untuk menjadi sugih (kaya). Dalam hal ini, proses atau cara yang digunakan melibatkan praktik atau ritual setan dan makhluk ghaib.

Kisah pesugihan di Indonesia umumnya kerap ditemukan di berbagai bidang bisnis, terutama bisnis kuliner. Para pengusaha yang mengelola bisnis kuliner seringkali disebut-sebut melakukan pesugihan untuk penglaris jualan mereka.

Namun demikian, pesugihan di dunia bisnis tersebut hanya dilandasi cerita dari mulut ke mulut dan hingga kini belum terbukti kebenarannya. Justru hal tersebut membuat pengusaha kuliner merugi. Namun, di beberapa bagian mungkin memang ada yang menggunakan pesugihan untuk bisnisnya, namun tidak dapat kita hakimi bahwa semua pelaku bisnis akan menggunakan cara yang sama.

Banyak pesugihan dengan tujuan memperkaya diri yang beredar di Indonesia. Seakan sudah melekat dan mengakar, kepercayaan tersebut timbul oleh adanya cerita rakyat atau legenda di Pulau Jawa yang diwariskan secara turun-temurun.

Nyatanya, fenomena pesugihan bisnis merupakan bagian dari hal mistis dan tidak bisa dibuktikan secara ilmiah. Namun demikian, masih banyak orang yang meyakini bahwa kekayaan dapat diperoleh dengan cara mistis tersebut.

Di sisi lain, alasan umum yang mendorong seorang pengusaha atau pebisnis untuk melakukan pesugihan yaitu persaingan bisnis yang ketat hingga perasaan takut akan kalah saing. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya pemahaman yang benar tentang ajaran agama yang dianut.

Orang-orang yang akhirnya menjalani fenomena pesugihan di dunia bisnis umumnya memiliki pola pikir pragmatis dan ingin mencapai yang diinginkan secara instan. Mereka punya tujuan hidup jangka pendek dan orientasi duniawi sehingga mengesampingkan ajaran agama dan norma sosial. Hasilnya adalah etos kerja yang rendah dari keinginan cepat kaya tanpa bersusah payah.

Tak hanya itu, kepercayaan pada fenomena pesugihan di dunia bisnis juga bisa muncul di masa-masa sulit yang berlangsung panjang. Rasa putus asa bisa mendorong manusia melakukan hal-hal yang tak lumrah selama hal itu mampu membuat mereka cepat mencapai tujuan.

Nah sobat, dapat di simpulkan bahwa fenomena pesugihan bisnis memang nyata adanya dan mungkin ada beberapa kalangan orang yang sudah mencoba untuk melakukannya. Pesugihan bukanlah mitos belaka, namun yang perlu digaris bawahi adalah hasil dari pesugihan itu. Tidak ada hasil instan untuk sebuah usaha yang di jalankan. Sukses perlu perjuangan, bukan pesugihan.

Nah untuk sobat yang sedang menjalankan peran sebagai pemilik usaha, yuk ubah mindset kalian agar usaha kalian maju karena kualitas bukan karena hal mistis. Di jaman serba canggih ini banyak yang bisa kita lakukan untuk kemajuan bisnis, salah satunya adalah menjadikan usaha yang kita jalankan sebagai usaha go digital.

Baca juga : Tips UMKM-mu Go Digital

Buat kalian yang masih bingung cara mengelola usaha, yuk download MPStore aja! MPStore adalah aplikasi yang dapat membantu sobat untuk menjalankan dan mengembangkan usaha dengan menyediakan fitur-fitur menarik dan bermanfaat.

Dengan MPStore, kalian bisa menjalankan bisnis dengan lebih mudah, cepat, dan praktis. MPStore mengajak semua para pelaku bisnis untuk berkembang agar selaras dengan perkembangan tekhnologi. Di era serba digital, jangan sampai usahamu tertinggal. Yuk download MPStore sekarang!

Download disini

November 22, 2024

Pengaruh Merchant Discount Rate (MDR) Untuk Skema Penggunaan QRIS

Halo, sobat UMKM! Belakangan ini, penggunaan QRIS untuk segala jenis usaha semakin marak adanya. Semakin populernya metode pembayaran dengan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), ternyata juga mempunyai lika-liku tersendiri dalam setiap transaksinya.

Salah satu yang kerap menjadi perhatian customer adalah bagaimana tiap pedagang punya preferensi yang berbeda dalam menerima pembayaran QRIS. Ada restoran yang hanya menerima pembayaran QRIS dari mobile banking bank tertentu, ada juga toko-toko yang menolak metode sama dari bank lainnya.

Sebagai pihak yang paling dilanda kebingungan, customer tentu bertanya-tanya apa yang menyebabkan beberapa pembatasan ini. Usut punya usut, penolakan dan pembatasan berkaitan dengan perbedaan biaya administrasi di setiap layanan bank.

Sobat tentunya sudah familiar dengan istilah MDR alias Merchant Discount Rate kan? MDR merupakan tarif yang dikenakan ke penjual atau toko setiap kali mereka melakukan transaksi pembayaran via QRIS.

Tarif MDR, yang merupakan biaya yang dibebankan kepada merchant setiap kali terjadi transaksi, dapat mempengaruhi keputusan bisnis, terutama bagi usaha kecil dan mikro. Tarif yang rendah, seperti 0,3% untuk usaha mikro, mendorong pelaku UMKM untuk lebih terbuka menggunakan pembayaran non-tunai karena biayanya yang relatif ringan. Hal ini tentunya membantu meningkatkan efisiensi dan memperluas akses pelanggan, terutama di era digital.

Di sisi lain, untuk sektor-sektor tertentu seperti pendidikan dan badan amal yang dibebaskan dari tarif MDR. Mengapa? Sebab pemerintah berharap aturan ini dapat mempercepat adopsi QRIS tanpa menambah beban operasional di organisasi non-profit.

Lalu, bagaimana sih cara agar UMKM ini bisa tetap menggunakan QRIS tanpa perlu memikirkan MDR? nah sobat, di jaman sekarang ini sudah banyak sekali aplikasi yang dapat sobat gunakan untuk membantu usaha yang sobat jalankan.

Aplikasi-aplikasi untuk membantu UMKM ini sudah marak beredar dan di ciptakan demi memajukan laju pembangunan UMKM di Indonesia. Pembangunan UMKM sangat perlu mengingat UMKM dapat menjadi pilar ekonomi negara.

Baca juga : Mengenal UMKM Sebagai Pilar Ekonomi

Salah satu aplikasi yang bisa sobat gunakan untuk membantu kemajuan bisnis sobat adalah MPStore. Mengapa demikian? MPStore adalah SuperApps yang di rancang dengan berbagai macam fitur menarik yang banyak kegunaannya untuk kelancaran membangun UMKM.

MPStore menyediakan banyak layanan yang bisa sobat gunakan dan tentunya gratis tanpa biaya apapun. Nah, point pentingnya adalah, di MPStore sobat bisa memakai fitur QRIS dengan MDR hanya 0,3%. Murah banget kan sobat? Pakai MPStore udah jelas mudahnya, pasti praktisnya, dan real cuannya. Sobat masih belum pakai MPStore? Yuk download sekarang!

Download disini

November 21, 2024

Hati-Hati Penggunaan QRIS Palsu Untuk Amal Masjid

Halo, sobat UMKM! Akhir-akhir ini marak sekali penggunaan kotak amal berbasis digital dengan QRIS. Tujuannya, masyarakat tetap bisa menyumbangkan donasi atau infaq tanpa harus pusing dengan permasalahan uang cash. Terobosan ini sebenarnya sangat bagus mengingat banyaknya kecurangan yang terjadi apabila masih menggunakan uang cash untuk amal, contohnya adalah pemalingan kotak amal yang sudah banyak sekali kasusnya.

Namun, siapa sangka dengan terobosan baru yang lebih praktis ini, ternyata banyak oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang masih saja melakukan tindak kejahatan dengan melakukan penipuan. Nah sobat, akhir-akhir ini beredar kabar bahwasanya sudah beberapa kali terjadi penipuan penggunaan QRIS palsu untuk kotak amal masjid.

Mulanya, ditemukan 12 QRIS palsu yang tertempel di area Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru. Kemudian, ditemukan lagi 20 stiker QRIS palsu yang sama di Masjid Nurul Iman, Blok M. Sementara, QRIS palsu lainnya atas nama “Restorasi Mesjid” berafiliasi dengan Bank Nobu yang beralamat di Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Irwandhy, pelaku yang telah teridentifikasi hanya satu orang hingga saat ini. Penipuan ini terjadi di beberapa masjid di daerah Kebayoran Lama, Pancoran, Pondok Indah, dan Kalibata.

Perusahaan keamanan siber Kaspersky menyatakan bahwa penggunaan kode QR sebagai modus penipuan memiliki keunggulan tertentu, seperti sulitnya pengguna untuk memeriksa atau mengetahui apa yang dimuat kode tersebut. Hal ini membuat sistem ini mudah untuk dieksploitasi.

Penipu dengan modus kode QR biasanya mengarahkan korban ke situs phishing atau pembobol data pribadi. Modus ini semakin sulit dilacak karena penyerang sering menggunakan tautan pendek, sehingga lebih sulit untuk menemukan yang palsu saat ponsel cerdas meminta konfirmasi.

Kaspersky menyarankan pengguna untuk selalu memeriksa tautan sebelum mengetuk atau mengeklik. Jika tidak hati-hati, pengguna yang mengklik kode QR bisa mengunduh malware atau program jahat yang mencuri kata sandi, mengirim pesan berbahaya ke kontak, dan masih banyak lagi.

Untuk memastikan transaksi QRIS tepat sasaran, Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk memperhatikan informasi di dalam aplikasi ketika meminta QRIS.

Antara lain memastikan nama pedagang/merchant yang tercantum di dalam aplikasi memang benar pedagang/merchant yang menerima pembayaran sesuai dengan tujuan transaksi yang dilakukan.

Misalnya dalam kasus ini, nama merchant penerima pembayaran semestinya adalah “Masjid Nurul Iman Blok M Square”, bukan “Restorasi Masjid”.

Untuk mengurangi kejadian-kejadian seperti itu, yuk selalu waspada kapanpun dan dimanapun anda berada. Kecanggihan tekhnologi tidak menjamin bahwa kita akan selalu terhindar dari penipuan. Justru, dengan banyaknya kemudahan ini akan banyak oknum-oknum yang akan melakukan upaya penipuan dengan menghalalkan berbagai cara.

Jadilah generasi pengguna tekhnologi yang cerdas. Selalu teliti dan berhati-hati adalah kunci agar kita tidak ikut terseret kedalam maraknya kejahatan digital di lingkungan masyarakat.

November 18, 2024

Mengenal UMKM Sebagai Pilar Ekonomi

Mengenal UMKM Sebagai Pilar Ekonomi

Halo, sobat UMKM! Usaha kecil adalah entitas bisnis yang memiliki karakteristik dan skala operasi tertentu. Usaha kecil dapat didefinisikan sebagai aktivitas ekonomi produktif yang berdiri sendiri, dijalankan oleh individu atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau besar.

Secara spesifik, berikut ciri-ciri dari UMKM :

  1. Dikelola secara mandiri oleh pemilik atau sekelompok kecil orang.
  2. Memiliki jumlah karyawan dan aset yang terbatas.
  3. Beroperasi dalam skala lokal atau regional.
  4. Struktur organisasi yang sederhana.
  5. Fleksibel dalam menghadapi perubahan pasar.

Usaha kecil berperan penting sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Keberadaannya mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, mendorong inovasi, serta berkontribusi signifikan terhadap produk domestik bruto (PDB). Meski menghadapi berbagai tantangan, usaha kecil terus menunjukkan ketangguhan dan kemampuan beradaptasi terhadap dinamika ekonomi.

Usaha kecil memainkan peran vital dalam menggerakkan roda perekonomian nasional. Kontribusinya yang signifikan tercermin dalam berbagai aspek, antara lain:

  1. Penyerapan Tenaga Kerja
    Usaha kecil mampu menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar, terutama bagi angkatan kerja yang tidak terserap oleh sektor formal. Fleksibilitas dan keragaman usaha kecil membuka peluang kerja bagi berbagai tingkat keterampilan dan latar belakang pendidikan.
  2. Pemerataan Pembangunan Ekonomi
    Keberadaan usaha kecil di berbagai daerah membantu menyebarkan aktivitas ekonomi, mengurangi kesenjangan pembangunan antara kota dan desa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
  3. Inovasi dan Kewirausahaan
    Usaha kecil sering menjadi tempat lahirnya ide-ide kreatif dan inovatif. Fleksibilitas dan kedekatan dengan pasar memungkinkan usaha kecil untuk cepat beradaptasi dan menciptakan solusi baru atas kebutuhan konsumen.
  4. Kontribusi terhadap PDB
    Meski secara individual skala usahanya kecil, secara kolektif usaha kecil memberikan sumbangan yang substansial terhadap Produk Domestik Bruto nasional.
  5. Ketahanan Ekonomi
    Keragaman usaha kecil membuat perekonomian lebih tahan terhadap guncangan eksternal. Saat sektor usaha besar mengalami kemunduran, usaha kecil seringkali mampu bertahan dan bahkan tumbuh di tengah krisis.

Mengingat peran strategisnya, pemerintah terus berupaya mendorong pertumbuhan usaha kecil melalui berbagai kebijakan dan program pemberdayaan. Dukungan ini mencakup aspek permodalan, peningkatan kapasitas, akses pasar, serta perlindungan usaha.

Untuk mendukung perkembangan UMKM, sudah banyak aplikasi yang berfungsi menyediakan kebutuhan para UMKM untuk menjalankan usahanya, salah satunya adalah MPStore. Lewat fitur-fiturnya yang beragam manfaat, MPStore mampu membantu banyak UMKM untuk berkembang lebih hebat.

MPStore terus berusaha untuk membuat UMKM di seluruh Indonesia tidak bergantung pada model bisnis konvensional. Seiring dengan perkembangan jaman, UMKM juga harus pandai menerima dan mengikuti alur perkembangannya.

Baca juga : Cara Bikin UMKM-mu Go Digital

Nah buat kalian yang butuh aplikasi pendukung untuk bisnis, yuk pakai MPStore sekarang juga. MPStore sudah terbukti berjasa untuk perkembangan UMKM dengan menyediakan berbagai layanan yang mempermudah perkembangannya. Tunggu apalagi? Yuk tumbuh lebih hebat bersama kami.

Download disini

November 15, 2024

Makin Paraktis, Kotak Amal Sudah Banyak Pakai QRIS!

Halo, sobat UMKM! Di era serba digital ini, semua jadi serba praktis ya. Siapa sangka kalau di masjid pun kita bisa beramal dengan pembayaran digital lewat QRIS. Hal ini menjadi terobosan baru mengingat ini belum pernah ada sebelumnya. Penggunaan QRIS untuk amal masjid ini semakin marak di lingkungan masyarakat.

Perkembangan teknologi pembayaran digital semakin merambah ke dunia donasi, terutama di masjid-masjid yang kini menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai metode baru dalam pengumpulan amal. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat bahwa per September 2024, dana yang terkumpul melalui QRIS pada kotak amal masjid mencapai Rp 6,24 triliun, meningkat sebesar 33,53% dibandingkan total yang terkumpul di tahun penuh 2023. Peningkatan ini diiringi dengan kenaikan jumlah jamaah yang beramal melalui metode digital, dengan total 939 ribu jamaah, naik 70,70% dari tahun sebelumnya.

Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, mengungkapkan bahwa pemanfaatan QRIS di masjid-masjid merupakan bagian dari komitmen BSI untuk memfasilitasi jamaah dalam melakukan donasi secara lebih praktis dan aman. Melalui QRIS, dana amal yang sebelumnya bersifat tunai dan rentan risiko, kini langsung disalurkan ke rekening bank secara digital, memberikan jaminan keamanan dan kemudahan pengelolaan dana.

Beliau juga mengungkapkan bahwa donasi digital memberikan solusi praktis bagi jamaah yang ingin beramal dalam jumlah besar. Sebelumnya, jamaah sering kali terbatas oleh kapasitas kotak amal tradisional dengan lubang kecil, yang menyulitkan donasi dalam jumlah besar seperti Rp 1 juta. Dengan QRIS, jamaah kini dapat berinfaq tanpa batasan nominal dan tanpa perlu membawa uang tunai.

Lonjakan penggunaan QRIS di masjid-masjid ini menunjukkan perubahan paradigma masyarakat dalam beramal. Donasi digital kini menjadi solusi yang lebih nyaman, aman, dan fleksibel bagi jamaah. BSI sebagai pelopor bank syariah yang mendorong sistem QRIS di masjid juga menunjukkan potensi pertumbuhan ekonomi yang lebih modern dan berbasis teknologi, mengajak masyarakat untuk berdonasi dengan cara yang lebih efisien dan efektif.

Baca juga : Mengenal QRIS si Aplikasi Praktis

Melalui QRIS, donasi kini bukan hanya menjadi lebih mudah, namun juga lebih relevan dengan gaya hidup masyarakat yang kian bergantung pada teknologi digital. QRIS mampu menjawab keinginan sebagian besar masyarakat yang menyukai kepraktisan dalam bertransaksi.

Manfaat menggunakan QRIS ini memang bukan rahasia lagi karena keberadaan QRIS dapat mempermudah dan mempercepat transaksi dengan metode cashless. Jika dibandingkan dengan metode menggunakan uang tunai, metode QRIS akan jauh lebih cepat. Hal lain yang juga relevan dengan manfaat dari QRIS di situasi seperti saat ini adalah lebih higienis karena menghindari kontak secara langsung.

Nah buat sobat yang masih bingung mau bikin QRIS dimana, tenang aja! MPStore hadir untuk kalian generasi cashless! Download MPStore sekarang dan bikin QRISmu dengan gratis tanpa biaya apapun. Pakai QRIS di MPStore udah pasti mudah dan murah, masih ragu pakai QRIS? jangan deh. Yuk download MPStore dan rasakan kemudahannya sekarang!

Download disini

November 11, 2024

Tekhnologi Makin Pesat, UMKM Makin Hebat

Halo, sobat UMKM! tahukah kalian bahwa UMKM di Indonesia ini melesat hebat setelah keberadaan tekhnologi yang semakin memadai. Pesatnya perkembangan digitalisasi dalam berbagai bidang tampaknya juga memberikan efek terhadap pertumbuhan UMKM.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia semakin menunjukkan peranannya sebagai pilar utama dalam memperkuat perekonomian lokal dan nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, UMKM tidak hanya menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan banyak keluarga. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan modal dan akses pasar, UMKM terus berkembang pesat berkat inovasi dan dukungan teknologi.

Menurut data dari Kementerian Koperasi dan UKM, lebih dari 60% tenaga kerja di Indonesia bekerja di sektor UMKM. Angka ini menunjukkan betapa besarnya kontribusi sektor ini terhadap penyediaan lapangan pekerjaan dan pemulihan ekonomi nasional. Terlebih lagi, di masa pandemi COVID-19, UMKM menjadi penyelamat bagi banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan atau sumber pendapatan utama.

Salah satu faktor yang mendorong pesatnya pertumbuhan UMKM adalah pemanfaatan teknologi digital. Banyak pelaku UMKM yang sebelumnya mengandalkan pasar tradisional, kini mulai melebarkan sayap ke pasar online melalui e-commerce dan media sosial. Dengan cara ini, mereka mampu menjangkau konsumen yang lebih luas, bahkan hingga ke pasar internasional.

Contohnya, salah satu produk UMKM lokal yang tengah naik daun adalah kerajinan tangan dan produk makanan khas daerah yang dijual melalui platform seperti Tokopedia, Shopee, dan Instagram. Selain itu, UMKM di sektor kuliner juga berkembang pesat dengan memanfaatkan aplikasi pengantaran makanan seperti GoFood dan GrabFood. Banyak restoran kecil dan warung makan yang dulunya mengandalkan pelanggan yang datang langsung, kini merasakan peningkatan omzet yang signifikan berkat sistem pemesanan online.

Baca juga : Tips & Trik agar UMKM-mu Go Digital

Pemerintah Indonesia melalui berbagai program, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan berbagai pelatihan kewirausahaan, juga memberikan perhatian serius terhadap sektor UMKM. Program-program ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksi, akses pasar, dan manajemen keuangan mereka.

Di era serba digital ini, sudah banyak aplikasi-aplikasi yang dapat membantu perkembangan usaha rakyat, salah satunya adalah MPStore. Sobat udah tau belum apa itu MPStore? MPStore adalah SuperApps yang di rancang sedemikian rupa untuk membantu para pelaku UMKM dalam menjalankan bisnisnya. Aplikasi ini memiliki beragam fitur yang juga di rancang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Untuk membantu jalannya bisnis, aplikasi MPStore memiliki fitur kasir online, QRIS, kulakan online lewat indomarco, dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu, untuk kalian yang ingin mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) disini juga bisa loh! Banyak kemudahan yang bisa sobat dapatkan di aplikasi ini. Nah buat kalian yang lagi butuh aplikasi yang bisa bantu perkembangan UMKM kalian, yuk download MPStore sekarang!

Download disini

November 9, 2024

Warung Madura tetap Eksis di Tengah Gempuran Alfamart-Indomaret

Halo, sobat UMKM! Di jaman sekarang ini, penyedia kebutuhan sehari-hari sudah semakin banyak dengan berbagai bentuk ya. Banyak di perbincangkan di kalangan masyarakat, eksistensi Warung Madura di tengah gempuran keberadaan indomaret, alfamart serta minimarket lainnya. Lalu, apasih yang membuat Warung Madura tetap memiliki ‘nama’ di saat para pesaingnya adalah toko toko besar?

Warung Madura memang tidak sebesar minimarket seperti Indomaret atau Alfamart yang terbangun besar di pinggir jalan.
Jika dibilang lebih lengkap, Alfamart dan Indomaret juga jauh lebih lengkap dibanding Warung Madura. Tetapi mengapa warung ini tetap eksis bahkan terus berkembang, ada beberapa alasan yang mendasari Warung Madura tetap eksis di era gempuran toko retail ini.

Warung Madura Buka 24 Jam


Warung Madura adalah salah satu toko yang memiliki label buka 24 jam, dan hal itu adalah fakta. “Warung Madura itu buka 24 jam setiap hari, hari kiamat tetap buka tetapi setengah hari” begitu kira-kira bercandaan yang sering muncul terkait jam operasional Warung Madura yang bisa dibilang unik.

    Ini mungkin juga menjadi salah satu faktor mengapa Warung Madura berani bersaing dengan minimarket seperti Alfamart-Indomart. Bahkan semenjak Covid-19 banyak Alfamart-Indomaret yang buka tidak sampai 24 Jam. Buka sampai 24 jam menjadi keunggulan tersendiri untuk Warung Madura karena mereka bisa menyediakan kebutuhan konsumen tanpa batasan waktu dan dalam waktu genting.

    Baca juga : Tips Buka Warung Madura

    Pemiliknya Sering Telfonan

    Ini juga menjadi fakta unik lainnya. Jika kamu perhatikan, banyak penjual Warung Madura yang selalu telpon atau video call sepanjang waktu atau pada waktu yang lama.

      Dilansir dari berbagai sumber, mereka mengatakan sering melakukan panggilan video untuk menghilangkan rasa kantuk karena Warung Madura buka selama 24 jam.

      Jika tidak melakukan panggilan video dan hanya duduk sendirian di warung, kemungkinan untuk tertidur akan lebih besar. Selain itu, mereka juga mengatakan tetap terjaga untuk meminimalisir kejahatan yang terjadi.

      Hal inilah yang justru menjadi icon dan membantu para pemilik Warung Madura agar selalu bisa buka 24 jam. Memang terlihat unik dan aneh, namun siapa sangka keunikan itulah yang membuat Warung Madura terus melaju dan eksis di kalangan masyarakat.

      Mudah Dicari, Lengkap, dan Murah


      Hal yang paling penting dan menjadi alasan utama adalah kemudahan yang kita dapatkan di Warung Madura. Jika kita memperhatikan detail, Warung Madura ini selalu ada di tempat tempat genting seperti tempat yang jauh dari peradaban penduduk, tempat yang sekitarnya adalah hutan hutan, bahkan di tengah kota sekalipun.

        Ini yang menjadi salah satu daya saing antara Warung Madura dengan minimarket seperti Indomaret-Alfamart. Walaupun tidak selengkap mereka, Warung Madura menawarkan barang pokok yang murah dan lengkap. Selain itu, harga dan kelengkapan yang ditawarkan juga menjadikan segmentasi pasar pada barang pokok.

        Belum lagi dengan kemudahan yang ditawarkan saat ini. Jangan salah, banyak Warung Madura sekarang yang menerima pembayaran via QRIS sehingga semakin memudahkan pembeli dalam bertransaksi.

        Nah buat kalian sobat pemilik Warung Madura, warungmu belum pakai QRIS? transaksi masih ribet cari kembalian, ketipu uang palsu, dan kemalingan? tenang aja, pakai MPStore sekarang yuk! MPStore adalah aplikasi mitra pedagang yang membantu pedagang di seluruh Indonesia untuk terus maju sesuai dengan perkembangan tekhnologi. Yuk atur warungmu biar bisa pakai QRIS, makin praktis loh! Tunggu apalagi? Yuk download MPStore sekarang!

        Download disini

        November 8, 2024

        Hindari Uang Palsu, Masyarakat Berbondong-bondong Gunakan QRIS

        Halo, sobat UMKM! Seiring dengan perkembangan teknologi, makin banyak masyarakat dan pelaku usaha bertransaksi jual beli melalui transaksi digital.

        Sejak tahun 2019, Bank Indonesia telah mengembangkan QR Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sistem pembayaran digital. Lima tahun berjalan, QRIS kini tak hanya digunakan untuk pembayaran di Indonesia saja, melainkan mulai merambah ke beberapa negara di regional ASEAN.

        Penggunaan pembayaran digital seperti QRIS, diyakini sebagai cara untuk menghindari dari penipuan dengan menggunakan uang palsu. Mengingat, dari dulu penipuan dengan modus uang palsu ini selalu menjadi permasalahan sosial yang sulit untuk di atasi karena pemerintah tidak bisa memantau bagaimana dan siapa saja yang menjadi penyebar uang palsu.

        Baca juga : Mengenal QRIS si Aplikasi Praktis

        Pembayaran nontunai menggunakan QRIS menjadi solusi untuk menghindari peredaran uang palsu. Konsumen tak perlu ribet bawa uang banyak, sementara pedagang tak perlu susah mencari uang kembalian. Dengan memanfaatkan dompet digital warga tak perlu lagi mengeluarkan uang secara tunai.

        Ekosistem pelayanan digital juga telah tersedia. Bank Indonesia telah melakukan standarisasi pembayaran menggunakan kode QR sehingga lebih efisien. QRIS juga dapat diimplementasikan di berbagai sektor, salah satunya sebagai alternatis pembayaran dalam upaya digitalisasi transaksi. Terlebih Indonesia saat ini tengah mengalami transformasi digital dalam berbagai aspek kehidupan di masyarakat.

        Meski demikian, implementasi QRIS masih memiliki beberapa kendala. Persoalan utama yang muncul adalah pemahaman QRIS oleh masyarakat relatif masih rendah. Hal itu tidak terlepas dari tingkat pemahaman masyarakat termasuk tenant, terhadap financial dan digital literacy yang beragam.

        Pemerintah perlu memberikan edukasi merata di setiap daerah tentang keberadaan dan penggunaan QRIS. Masyarakat mungkin ada beberapa yang tidak akan menerima karena mereka kurang mengenal tekhnologi, namun hal itu bisa di usahakan dengan terus menekan dan memberikan arahan terkait pembayaran digital ini.

        Dengan QRIS, kejahatan sosial semacam penyebaran uang palsu akan terus mengalami penurunan sehingga dengan adanya transaksi digital ini, kita juga ikut menekan turunnya angka kejahatan sosial dengan memanfaatkan canggihnya tekhnologi.

        Nah, sobat masih bingung cara buat dan pakai QRIS? tenang aja! Yuk download MPStore dengan beragam fiturnya yang salah satunya adalah fitur QRIS. sobat bisa buat QRIS tanpa biaya apapun alias gratis. Pakai QRIS, transaksi makin praktis. Yuk download sekarang!

        Download disini

        November 7, 2024

        Hati-Hati Love Scamming – Penipuan Berkedok Cinta

        Halo, sobat UMKM! Di era sekarang ini, cinta membuat seseorang rela melakukan apapun untuk pasangannya. Alih-alih saling mencintai, ternyata malah menjadi love scamming. Apa itu love scamming? simak yuk!

        Cinta dan hubungan kasih sayang ternyata bisa menjadi keuntungan bagi pelaku penipuan. Bukan mendapatkan jodoh, korban justru kehilangan harta bendanya setelah memercayai perasaan yang dituturkan dengan manis oleh pelaku.

        Cinta itu buta. Demikian adanya pepatah untuk orang yang sedang kasmaran menemukan sang pujaan hati. Kata-kata indah pun mendorong korban untuk memercayakan apapun yang ia miliki kepada sang kekasih. Sang korban pun menjadi budak cinta, atau bucin, istilah masa kininya.

        Saat cinta datang, kepercayaan pun diserahkan. Itulah yang dimanfaatkan pelaku untuk mengelabui korban. Bermodal kata dan perlakuan yang manis, pelaku dapat menipu korban. Tujuannya mendapatkan banyak uang dari korban.

        Istilah love scamming berasal dari kata “love” dan “scam” dalam Bahasa Inggris. Love scamming adalah salah satu modus dalam cybercrime, yaitu tindak kejahatan yang dilakukan dengan konsep kriminalitas yang menggunakan internet sebagai wahana kejahatan.

        Modus yang digunakan dalam tindak kejahatan love scam yaitu pelaku mulai membangun pembicaraan awal dengan korban secara daring (online). Dalam melakukan aksinya, pelaku akan membuat rangkaian modus. Para pelaku tindak kejahatan love scam akan menggunakan profil palsu dan data diri palsu seperti foto laki-laki tampan atau foto perempuan cantik sehingga korbannya akan tertarik dan percaya, bahkan sampai jatuh cinta padanya. Ketika pelaku sudah mendapatkan hati dan kepercayaan korban, lalu pelaku menggunakan berbagai cara supaya korban bersedia mengirimkan sejumlah uang

        Ada beberapa cara yang dipakai oleh si pelaku ketika melakukan love scamming yaitu :

        1. Berkenalan di media sosial atau situs kencan lainnya.
        2. Hanya melakukan komunikasi melalui pesan media sosial atau aplikasi percakapan.
        3. Selalu menghindari video call,telepon bahkan pertemuan.
        4. Cepat mengutarakan perasaan atau cinta dan mengajak untuk serius seperti pernikahan.
        5. Selalu punya alasan memerlukan uang karena keadaan darurat.

        Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan juga untuk menghindari love scamming :

        1. Bijak dalam penggunaan media sosial. Si pelaku akan mempelajari calon korban dari setiap postingan yang diunggah.
        2. Harus lebih mengenal identitas,foto dan unggahan yang mengajak untuk berkenalan.
        3. Jangan cepat terpancing dengan kata-kata rayuan atau cinta.
        4. Jangan mudah diperdaya saat diminta untuk mengirimkan uang.

        Nah sobat, yuk berhati hati dalam menggunakan media sosial dimanapun kalian berada. Maraknya terjadi penipuan dengan berbagai macam modus harus kita waspadai bersama. Hindari kejahatan tekhnologi, dengan berhati-hati.

        November 4, 2024

        Warung Dilarang Jual Rokok 200m Di kawasan Sekolah Tuai Polemik

        Halo, sobat UMKM! Belakangan ini banyak sekali terjadi polemik tentang pelarangan jual rokok atau penetapan zonasi 200 meter dari kawasan sekolah untuk tidak menjual rokok. Regulasi tersebut tentunya mendapatkan banyak reaksi pro kontra di lingkungan masyarakat.

        Rencana pemerintah untuk membatasi penjualan rokok di radius 200 meter dari sekolah melalui Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Kesehatan menuai pro dan kontra. Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Kesehatan yang merupakan aturan turunan dari draf Pasal 434 Huruf e Undang-Undang (UU) Kesehatan No. 17 Tahun 2023 mengatur pembatasan penjualan rokok dengan menerapkan zona larangan 200 meter di sekitar sekolah.

        Selanjutnya, larangan juga akan diterapkan untuk penjualan rokok secara eceran per batang, kecuali untuk produk cerutu atau rokok elektronik. Penjualan rokok juga akan dilarang di sekitar pintu masuk dan keluar, serta di tempat yang sering dilalui pembeli, baik melalui situs atau aplikasi elektronik komersial maupun media sosial.

        Aturan ini bertujuan untuk melindungi anak-anak dari bahaya rokok dan mewujudkan generasi Indonesia yang lebih sehat. Di satu sisi, aturan ini disambut baik oleh para ahli kesehatan dan aktivis anti-rokok yang melihatnya sebagai langkah krusial untuk melindungi anak-anak dari bahaya rokok.

        Namun disisi lain, beberapa pihak, termasuk Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), mendesak pemerintah untuk meninjau kembali larangan dan pembatasan penjualan produk turunan tembakau, termasuk rokok.

        Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Nicholas Mandey menyoroti ketidakjelasan implementasi berdasarkan zonasi tersebut. Klausul ini bakal mematikan para peritel yang sudah beroperasi sebelum sekolah dan tempat bermain berdiri di sekitar tempat usahanya. Pasalnya, ketentuan zonasi tersebut dinilai terlalu mengatur tentang cara berjualan bagi produk tembakau.

        Aturan zonasi ini dinilai bukan merupakan solusi yang tepat karena dibandingkan mengatur area penjualan, sebaiknya yang dikedepankan adalah edukasi berkelanjutan bagi anak-anak. Jika, aturan ini diimplementasikan tanpa adanya perubahan perilaku dan edukasi bagi anak-anak, maka mereka akan dengan mudah terpapar rokok ilegal.

        Banyak pihak berharap pemerintah dapat menimbang kembali dampak yang akan dihadapi oleh para pedagang kecil apabila aturan ini disahkan. Padahal, di Indonesia diperkirakan terdapat sekitar 65 juta pelaku usaha ultramikro. Maka, rencana pelarangan menjadi pukulan berat bagi keberlangsungan pedagang kecil.

        Nah sobat, sebagai pelaku UMKM pasti akan ada keresahan yang dirasakan setelah keluarnya informasi ini. Apalagi, tidak menampik kemungkinan bahwa rokok merupakan barang yang pasti di beli dan banyak peminatnya. Kita sebagai pelaku usaha harus menanggapi hal ini dengan bijak. Bagi para pedagang kecil yang belum kenal tekhnologi, kebijakan ini pastinya akan sangat membuat keresahan. Oleh karena itu, sebagai pelaku usaha kita harus bisa membaca perkembangan jaman lalu membuat usaha kita berjalan sesuai dengan jamannya.

        Digitalisasi usaha adalah sebuah jawaban jika sobat berpikir bagaimana agar usaha kita tidak terlalu terpengaruh apabila terdapat kebijakan pemerintah yang memang kesannya merugikan pedagang seperti berita terkait. Untuk memulai sebuah bisnis digital, kita memerlukan aplikasi pembantu agar usaha kita bisa kita kembangkan pada kancah bisnis digital. Nah, jika sobat masih bingung pakai aplikasi apa untuk membantu usaha sobat, Yuk coba pakai MPStore! Aplikasi pembantu UMKM yang menyediakan banyak fitur untuk membantu menyukseskan usaha yang sobat lakukan. Yuk download sekarang dan rasakan kenyamanannya!

        Download disini

        Posts pagination