October 15, 2024

Tarif MDR QRIS berubah dari 0,7% menjadi 0,3%, ini dia alasannya

Halo, sobat UMKM! Udah pada tau belum apa itu MDR QRIS? MDR QRIS adalah biaya yang dikenakan kepada pengusaha sebagai kompensasi atas penggunaan layanan QRIS. Pada puncak pandemi Covid-19 lalu, pemerintah mengeluarkan kebijakan biaya MDR 0% untuk mendorong perekonomian yang sedang lesu akibat pembatasan kegiatan di luar ruangan. Mulai tanggal 1 Juli 2023, pemerintah pun menerapkan skema MDR progresif baru demi mendukung pengembangan layanan QRIS yang lebih luas.

Biaya ini diterapkan untuk membiayai perawatan dan pengembangan infrastruktur QRIS serta operasional yang terkait. Bank Indonesia (BI) telah menetapkan sistem MDR QRIS sebagai langkah untuk menjaga keberlanjutan dan peningkatan kualitas layanan QRIS di Indonesia. Dengan adanya biaya ini, harapannya sistem QRIS dapat semakin baik dan memberikan manfaat bagi pengusaha dan pelanggan.

Kemajuan teknologi tentu memudahkan banyak orang, termasuk urusan bertransaksi. Salah satu yang paling terasa adalah adanya metode pembayaran QRIS. Nilai transaksi penggunaan QRIS terus meningkat setiap periodenya. Pada kuartal II-2023, nilai transaksi QRIS mencapai Rp 49,65 triliun atau naik 105% dari periode sama ditahun sebelumnya. Ada sekitar 47 juta pengguna QRIS dan lebih dari 30 juta merchant yang tergabung di seluruh Indonesia. Banyaknya pengguna QRIS tentu merupakan hal positif dimana masyarakat sudah semakin terbiasa memanfaatkan teknologi sebagai metode pembayaran masa kini.

QRIS juga menguntungkan bagi merchant karena mereka bisa mendapatkan transaksi lebih cepat dan pencatatan keuangan yang otomatis dan mengatasi resiko uang hilang. Dengan begitu, QRIS bagi merchant bisa membantu operasional lebih teratur. Namun, agar operasional dari QRIS dapat terus berjalan dengan baik dan kualitas layanan tetap terjaga, maka perlu diterapkan biaya Merchant Discount Rate (MDR). MDR adalah tarif yang harus dibayarkan merchant pada bank atau penyelenggara QRIS sebagai biaya layanan atas penggunaan fitur QRIS.

Per 1 Juli 2023, Bank Indonesia (BI) memberlakukan tarif MDR QRIS yakni 0,3%. Sebelumnya, Bank Indonesia memberlakukan tarif MDR 0,7% sebelum pandemi dan 0% saat pandemi. Kebijakan biaya MDR QRIS bagi Usaha Mikro (UMi) ini ditetapkan dengan mempertimbangkan keberpihakan pada UMi sehingga MDR 0,3% termasuk paling rendah dari semua segmen UMKM seperti 0,7% bagi Usaha Kecil, Menengah, Besar.

Penyesuaian tarif MDR QRIS 0,3% ini hanya dikenakan pada transaksi diatas Rp 100.000 bagi UMi dan tidak boleh dibebankan kepada konsumen. Penetapan dan penyesuaian tarif baru MDR QRIS ini tentunya sudah melalui pengkajian dengan mempertimbangkan nilai keekonomian.

Sementara, dari sisi keamanan, kode QR memiliki tingkat keamanan yang setara dengan kartu ATM (Automatic Teller Machine / Anjungan Tunai Mandiri) dan Mesin EDC (Electronic Data Capture). Hal itu dikarenakan sistem tersebut menggunakan kanal pembayaran yang sama yakni share delivery channel. Transaksi kode QR dinamis juga termasuk aman karena mesin EDC bisa menghasilkan kode QR yang unik. Keamanan QRIS juga bisa dirasakan dengan proses verifikasi saat memindai kode QR, dimana transaksi dikatakan berhasil saat notifikasi masuk dari pengguna ke merchant. Namun, pengguna tetap perlu waspada akan pemalsuan kode QR oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Peningkatan performa keamanan QRIS ini tentu perlu didukung oleh infrastruktur yang memadai. Untuk itu, tarif MDR bisa membantu perbaikan kualitas QRIS bahkan dari segi keamanan. Oleh karena itu, jika sobat UMKM ingin membuat QRIS untuk usaha, sobat bisa download MPStore sekarang juga. MPStore adalah sebuah SuperApps yang dapat membantu UMKM untuk membantu digitalisasi pada usahamu.

Baca juga : Digitalisasi UMKM Penting atau Ngga sih?

Jika sobat butuh aplikasi dengan banyak fitur menarik termasuk QRIS, sobat bisa menggunakan MPStore dan menikmati semua fiturnya secara gratis. Transaksi di MPStore jelas lebih mudah dan cepat. Yuk download sekarang

Download disini

October 12, 2024

Jangan sampai UMKM-mu kaya gini ya!

Halo, sobat UMKM! Sudah tau belum kalau pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia semakin bertambah setiap tahunnya. Menurut data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, saat ini pelaku UMKM di Tanah Air mencapai angka 60 juta. Jumlah tersebut diprediksi terus bertambah seiring dengan kemajuan teknologi dan potensi sumber daya manusia yang semakin berkembang.

Bukan rahasia umum lagi jika sebuah usaha pasti akan mengalami sebuah masalah, begitu juga dengan UMKM. Dari sekian banyak permasalahan UMKM yang terjadi di Indonesia, 5 permasalahan di bawah ini yang paling sering ditemui. Namun, jangan Anda jadikan permasalahan ini sebagai penghalang melainkan sebuah tantangan yang harus dilalui demi kelangsungan usaha Anda sendiri.

Berikut ini adalah 5 masalah yang sering terjadi pada UMKM, antara lain :

  1. Masalah Permodalan
    Permasalahan UMKM yang paling sering ditemui adalah modal yang terbatas. Para pelaku UMKM mungkin saja memiliki banyak ide bisnis untuk mengembangkan usahanya, namun harus terhenti karena tidak adanya modal tambahan. Jika ditelusuri ke belakang, banyak pelaku UMKM yang kesulitan untuk mendapatkan modal tambahan dari lembaga keuangan dikarenakan banyaknya persyaratan yang belum terpenuhi. Hal ini senada dengan hasil survei yang dilakukan oleh Pricewaterhouse Coopers, yang mana 74% UMKM di Indonesia belum mendapatkan akses pembiayaan.
  2. Masalah Perizinan
    Bukan rahasia umum lagi jika banyak UMKM di Indonesia yang belum memiliki badan hukum yang jelas. Tidak adanya izin usaha resmi mendatangkan efek domino bagi pelaku UMKM karena akan menghambat laju usaha mereka sendiri, salah satunya saat ingin mengajukan modal. Sehingga sulit bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka menjadi lebih besar lagi.

Untuk itu, sebaiknya Anda sudah mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang diterbitkan berdasarkan domisili usaha. Keberadaan SIUP penting dimiliki oleh pelaku UMKM agar usaha yang dijalankan memiliki bukti yang sah dari pemerintah. Perihal SIUP diatur oleh pemerintah dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 46/2009 tentang Perubahan Atas Permendag No. 36/2007 mengenai Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan.

  1. Rendahnya Kesadaran untuk Membayar Pajak
    Selain perizinan, regulasi lain yang kerap diabaikan oleh pelaku UMKM adalah soal pembayaran pajak. Dari sekitar 60 juta pelaku UMKM di Indonesia, hanya 2,5% saja atau sekitar 1,5 juta pelaku UMKM yang melaporkan pajaknya. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua pelaku UMKM paham akan cara menghitung pajak yang menjadi kewajiban mereka. Efek terburuk yang bisa menimpa pelaku UMKM adalah usaha mereka bisa mengalami gulung tikar karena modal yang ada habis dipakai untuk membayar sanksi pajak yang telat dibayarkan.

Pemerintah pun menurunkan tarif PPh Final atau yang sering disebut sebagai pajak UMKM dari 1% menjadi 0,5% yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 23 tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu. Selain itu, yang menjadi WP adalah mereka dengan usaha yang memiliki omzet sampai dengan Rp4,8 miliar dalam satu tahun.Kebijakan penurunan tarif ini bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya menjadi lebih baik lagi.

  1. Kurangnya Inovasi
    Jumlah UMKM di Tanah Air yang terus bertambah bagai 2 sisi mata uang. Di satu sisi, geliat masyarakat Indonesia yang tinggi dalam membuat bisnis sendiri sangat baik dalam membantu mendorong perekonomian nasional. Di sisi lain, banyak juga yang mendirikan usaha hanya karena ikut-ikutan tren atau latah.

Alasan terakhir inilah yang membuat banyak pelaku UMKM jalan di tempat dalam mengembangkan usahanya karena minimnya inovasi. Akhirnya banyak usaha yang hanya bertahan selama 1-2 tahun, kemudian bangkrut karena produk atau jasa yang ditawarkan tidak kuat atau kalah bersaing. Banyak pelaku UMKM di Indonesia yang hanya menjalankan bisnis berdasarkan ikut-ikutan tanpa melihat potensi diri yang dimilikinya.

Tidak mengherankan jika produk UMKM lokal yang berhasil menembus pasar internasional terbilang masih sedikit. Jika dibandingkan dengan produk sejenis dari negara luar, produk UMKM Indonesia kalah saing baik dari segi kualitas dan harga. Produk yang lahir dari latah atau ikut-ikutan tren ini tidak muncul dari konsep yang matang dan memiliki kemiripan satu sama lain dengan produk sejenis. Di awal, permintaan dan barang ditawarkan sama-sama banyak, namun lama-kelamaan permintaan menjadi turun karena konsumen yang sudah bosan dengan barang sejenis.

  1. Pelaku UMKM masih Gagap Tekhnologi
    Perkembangan teknologi yang terjadi sekarang ini melahirkan geliat ekonomi digital yang justru membawa banyak manfaat bagi pelaku UMKM, tidak hanya dalam memasarkan produknya tetapi juga memudahkan proses produktivitas para pelaku UMKM. Kehadiran saluran marketplace dan media sosial membuka peluang bagi pelaku UMKM dalam mengenalkan produk mereka ke ranah yang lebih luas. Selain itu, produktivitas pegiat UMKM semakin lebih mudah dan efisien berkat adanya perkembangan teknologi, mulai dari melakukan pembukuan secara digital, membayar pajak melalui sistem aplikasi, dan lain-lain.

Salah satu faktor yang menjadi kendala adalah tidak meratanya penyebaran informasi di Tanah Air yang menyebabkan munculnya virus gaptek ini. Selain itu, generation gap antara pelaku UMKM yang diwakilkan oleh generasi X dan pelaku UMKM dari generasi milenial melahirkan jarak soal permasalahan UMKM ini.

Baca juga : Digitalisasi UMKM

Ada baiknya pelaku UMKM di usia muda turut mengajarkan atau memberikan penyuluhan terkait teknologi terkini terhadap pelaku UMKM di usia senior. Mereka yang lebih tua juga diharapkan tidak segan untuk bertanya mengenai update terkini di dunia bisnis.

Nah itu dia penjelasan terkait masalah yang kerap terjadi pada UMKM. Jika sobat masih merasa kebingungan, sobat bisa terlebih dahulu download aplikasi MPStore untuk membantu memberi arahan dan perkembangan pada bisnis yang sobat lakukan dengan kancah digital.

Download disini

October 11, 2024

Kontroversi Warung Madura Dilarang Buka 24 Jam

Halo, sobat UMKM! Udah pada tau belum tentang kontroversi warung Madura dilarang buka 24 jam yang jadi topik pembicaraan hangat akhir akhir ini? Kalo belum yuk simak penjelasannya dibawah ini.

Belakangan ini ramai dibicarakan terkait warung Madura yang dilarang beroperasi selama 24 jam. Hal itu diduga bermula dari adanya keluhan para pemilik minimarket di Kabupaten Klungkung, Bali yang merasa tersaingi dengan kehadiran warung kelontong.

Imbauan terhadap warung-warung kelontong Madura agar tidak buka selama 24 jam sebelumnya disampaikan oleh Lurah Penatih, I Wayan Murda di Denpasar Timur, Bali. Imbauan itu dikeluarkan Kelurahan Penatih dengan dalih untuk keamanan.

Sebelumnya, Sekretaris Kementerian Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) Arif Rahman Hakim turut diberitakan telah mengimbau pengusaha warung Madura untuk mematuhi aturan jam operasional sesuai peraturan daerah atau perda.

Namun, Arif mengklarifikasi bahwa kementeriannya menyebut tidak pernah melarang toko-toko kecil itu untuk berjualan nonstop. Dia mengatakan pihaknya telah meninjau Perda Kabupaten Klungkung Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, lalu kesimpulannya tidak ditemukan larangan secara spesifik terkait operasional warung Madura selama 24 jam.

Dilansir dari Antara News.com, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menegaskan bahwa mereka tidak pernah melarang warung-warung Madura untuk berjualan selama 24 jam.

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Kemenkop UKM Arif Rahman Hakim mengklarifikasi pemberitaan terkait dirinya yang mengimbau pengusaha warung Madura untuk mematuhi aturan jam operasional sesuai aturan pemerintah daerah.

Dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu, Arif menyatakan bahwa pihaknya sudah meninjau Peraturan Daerah Kabupaten Klungkung Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

Ia mendapati bahwa tidak ditemukan aturan yang secara spesifik melarang warung Madura untuk buka 24 jam.

“Dalam Perda tersebut, pengaturan terkait jam operasional justru berlaku bagi pelaku usaha ritel modern, minimarket, hypermarket, department store, serta supermarket, dengan batasan jam operasional tertentu,” ujar Arif.

Ia menambahkan bahwa Kemenkop UKM juga akan meminta penjelasan lebih lanjut kepada pemerintah daerah terkait mengenai aturan pembatasan jam operasional warung Madura yang sedang berkembang di masyarakat.

“Kami juga akan mengevaluasi kebijakan daerah yang kontraproduktif dengan kepentingan UMKM, termasuk evaluasi program dan anggaran pemda untuk mendukung UMKM,” ucap Arif.

Baca juga : Tips Buka Warung Madura

Nah buat sobat UMKM yang tertarik buat buka warung Madura bisa melihat tips buka warung Madura diatas ya. Nah buat sobat yang sudah membuka warung Madura, yuk Download MPStore untuk dukung perkembangan warungmu. Dengan MPStore, banyak fitur-fitur yang diperlukan untuk penjual dalam memenuhi kebutuhannya untuk pelanggan.

Download disini

October 10, 2024

Ternyata buka warung Madura itu gampang loh, Begini tipsnya

Halo, sobat UMKM! Siapa sih yang gak tau tentang warung Madura? warung yang mendapatkan ikon buka 24 jam ini banyak kita temui di lingkungan sekitar. Warung Madura pertama kali muncul di tahun 90 an dan di bawa oleh warga asli salah satu Kabupaten di Madura yaitu Kabupaten Sumenep.

Selain buka 24 jam, ciri-ciri warung Madura adalah warung dengan jualan yang lengkap mulai dari kebutuhan pokok sehari-hari, jajanan, bensin eceran, dan token listrik.

Untuk membuka sebuah warung Madura, sobat membutuhkan beberapa tips agar warung sobat dapat di kenal oleh banyak orang. Yuk, kenali beberapa tips penting ini untuk mulai membuka bisnis warung madura

  1. Memiliki Mental Wirausaha

Hal pertama yang perlu di lakukan untuk membangun sebuah usaha tentunya adalah memiliki mental sebagai wirausaha. Warung Madura buka 24 jam. Bisa jadi pantangannya adalah waktu tidur terganggu saat tengah malam ada pembeli.

Kesabaran bisa diuji sejak awal membuka warung Madura. Pembeli kadang bisa ramai, tapi bisa juga sepi. Merintis usaha warung Madura juga butuh ketekunan. Misalnya, sobat harus tekun melayani pelanggan, mengetahui produk yang paling laku, merapikan stok barang, sampai mencatat hasil penjualan.

  1. Mengetahui merek produk yang di sukai pelanggan

Warung Madura menjual kebutuhan sehari-hari, dari makanan ringan, minuman kemasan, makanan instan, beras, perlengkapan mandi, bumbu dapur, sampai token listrik.

Untuk mengetahui produk apa yang paling dicari pelanggan, ketahui terlebih dahulu merek-merek produk yang paling laku dijual. Hal ini penting demi perputaran uang yang cepat dan omset tinggi.

  1. Jaga kepercayaan pelanggan

Jangan membuat pelanggan kecewa karena kondisi barang tidak layak, bawang kedaluwarsa, atau bahkan memanipulasi timbangan. Hal itu justru membuat membuat reputasi warung menjadi jelek.

  1. Manajemen stok

Bukan rahasia umum lagi jika penataan barang jualan yang rapi dapat menjadi salah satu faktor yang dapat menarik minat pelanggan untuk berbelanja di warung sobat.

Untuk menarik minat pelanggan, sobat dapat melakukan penyortiran produk menurut jenis barangnya, misalnya produk susu diletakkan sejajar dengan produk susu lainnya. Minuman botol diletakkan di rak yang sejajar dengan minuman botol lainnya.

Itu dia beberapa tips yang dapat sobat lakukan jika sobat tertarik untuk menjalankan usaha dengan membuka warung Madura. Untuk menjalankan sebuah bisnis memang perlu untuk melakukan berbagai usaha agar bisnis yang sobat bangun dapat di kenal dan di terima dengan baik oleh masyarakat sekitar.

Kalau sobat berminat buat buka usaha warung Madura tapi bingung gimana ngembanginnya, yuk download MPStore aja! Lewat aplikasi ini sobat bisa belajar buat ngembangin bisnis sobat biar bisa jadi warung digital.

Baca juga : Digitalisasi UMKM, penting atau ngga sih?

Pakai aplikasi MPStore udah jelas mudahnya. Banyak fitur-fitur menarik yang bisa bantu sobat buat usaha seperti fitur QRIS untuk pembayaran digital, kulakan online anti ribet, dan fitur-fitur lainnya. Tunggu apalagi? Yuk install sekarang, tumbuh lebih hebat bersama MPStore.

Download disini

October 9, 2024

Yuk Bikin QRIS di MPStore

Halo, sobat UMKM! Gimana nih? Sudah ga asing lagi kan sama metode pembayaran digital via QRIS? atau malah bingung cara daftar dan pakenya gimana? Tenang aja sobat! Yuk ikuti langkah-langkah dibawah ini biar kamu bisa aktifin QRIS dengan aplikasi MPStore, simak tutorialnya ya!

Baca juga : Mengenal QRIS si Aplikasi Praktis

  1. Install MPStore dari Playstore
    Nah pertama-tama, sobat bisa install aplikasi MPStore dari Playstore.
  1. Registrasi/Daftar sebagai toko atau penjual
    Kedua, sobat akan di arahkan ke halaman utama aplikasi MPStore. Setelah itu pilih menu untuk memilih daftar sebagai toko atau pembeli, sobat bisa pilih daftar sebagai toko ya.
  1. Setelah mendaftar, sobat bisa klik fitur QRIS di sebelah kanan atas. Setelah masuk pada halaman QRIS, sobat bisa langsung klik tanda (+) buat QRIS baru.
  1. Selanjutnya, sobat harus mengisi semua data yang di perlukan untuk verifikasi akun QRIS.
  1. Setelah mengisi semua data dengan benar, sobat hanya perlu menunggu masa aktivasi akun QRIS sobat selama kurang lebih 7 hari.
  2. Setelah 7 hari, sobat bisa langsung menggunakan fitur QRIS dari MPStore.

Kenapa sih harus QRIS dari MPStore? Emang apa bedanya dari QRIS yang lain? Beda dong sobat! Penggunaan QRIS via MPStore tanpa potongan admin jika transaksimu dibawah 100k. Jika transaksinya diatas 100k, sobat hanya akan dikenakan potongan admin sebesar 0,3%. QRIS MPStore Real Time Settlement dan uangnya bisa langsung buat muter bisnismu loh! Gimana? Cuan banget kan? Iya dong. Makanya yuk install aplikasi MPStore sekarang dan gunakan QRISnya.

Download disini

October 8, 2024

Revolusi Pembayaran Non-Tunai di Indonesia

Halo, sobat UMKM! Kalian uda pada tau belum bagaimana perkembangan yang terjadi di sekitar kita juga mempengaruhi perkembangan dalam penjalanan bisnis, salah satunya adalah revolusi pembayaran non-tunai.

Pembayaran non-tunai telah menjadi bagian dari kehidupan modern masyarakat Indonesia. Salah satu inovasi terbesar dalam sistem pembayaran ini adalah QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Sejak diluncurkannya pada tahun 2019 oleh Bank Indonesia, QRIS telah membawa perubahan besar dalam dunia transaksi masyarakat Indonesia. Kehadirannya memungkinkan semua jenis pembayaran digital dilakukan hanya dengan satu kode QR, sehingga mempermudah kehidupan banyak orang, baik konsumen maupun merchant.

▸ Awal Mula Kemunculan QRIS di Indonesia
QRIS pertama kali diluncurkan pada bulan Agustus 2019 oleh Bank Indonesia (BI). Tujuan utama dari pengembangan QRIS adalah untuk menyederhanakan sistem pembayaran non-tunai melalui penggunaan kode QR yang terstandarisasi. Sebelum QRIS hadir, berbagai platform dompet digital di Indonesia menggunakan kode QR masing-masing, yang menyebabkan keterbatasan interoperabilitas antar-platform. QRIS menjawab masalah tersebut dengan menyatukan kode QR dari berbagai penyedia layanan, sehingga konsumen bisa melakukan pembayaran dengan satu kode QR saja, terlepas dari aplikasi apa yang mereka gunakan.

Sejak diluncurkan, QRIS terus mengalami perkembangan pesat dan diadopsi oleh berbagai lapisan masyarakat. Dari pedagang kecil hingga merchant besar, QRIS mulai digunakan sebagai metode pembayaran utama. Saat ini, QRIS sudah menjadi standar bagi transaksi non-tunai di banyak tempat di Indonesia, beberapa di antaranya adalah pasar, restoran, cafe, bahkan warung.

Baca juga : Mengenal QRIS Si Aplikasi Praktis

▸ Perkembangan QRIS di Indonesia
QRIS terus mengalami pertumbuhan yang pesat. Pada akhir 2020, tercatat sudah lebih dari 6 juta merchant yang menerima pembayaran melalui QRIS. Jumlah ini terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya sektor usaha yang menyadari pentingnya menyediakan opsi pembayaran digital.

Pemerintah juga turut mendorong penggunaan QRIS dengan mengintegrasikannya ke dalam berbagai program digitalisasi ekonomi, terutama di masa pandemi COVID-19. Selama pandemi, banyak pedagang yang beralih ke sistem pembayaran digital untuk mengurangi kontak fisik, dan QRIS menjadi salah satu solusi utama yang diandalkan.

Selain itu, QRIS juga terus dikembangkan agar dapat digunakan di luar negeri. Beberapa negara sudah mulai mendukung pembayaran lintas negara dengan QRIS, yang memungkinkan masyarakat Indonesia untuk melakukan transaksi internasional dengan lebih mudah saat berwisata atau berbisnis di luar negeri.

Meskipun QRIS telah sukses diadopsi oleh banyak kalangan, masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi agar penggunaannya bisa lebih optimal. Salah satunya adalah kurangnya edukasi di kalangan masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil yang masih belum familiar dengan transaksi digital. Bank Indonesia dan lembaga terkait terus berupaya untuk memperluas jangkauan dan melakukan sosialisasi terkait penggunaan QRIS.

Di masa depan, QRIS diharapkan akan menjadi sistem pembayaran utama di Indonesia yang mampu menggantikan transaksi tunai secara keseluruhan. Selain itu, dengan semakin banyaknya inovasi teknologi finansial, QRIS diprediksi akan menjadi lebih canggih dan efisien, mendukung berbagai fitur tambahan yang akan meningkatkan pengalaman pengguna dalam bertransaksi.

QRIS merupakan revolusi dalam sistem pembayaran non-tunai di Indonesia. Dengan kemudahan, kepraktisan, dan interoperabilitasnya, QRIS telah membawa perubahan besar dalam cara masyarakat melakukan transaksi. Nah gimana nih? kalau sobat UMKM masih bingung tentang QRIS, yuk download MPStore aja. MPStore adalah SuperApps yang di rancang untuk membantu seluruh UMKM di Indonesia. MPStore sudah memiliki fitur QRIS yang memudahkan transaksi antara penjual dan pembeli. Sobat juga bisa menggunakan fitur lain seperti kasir online, kulakan via aplikasi, dan fitur lainnya. Tunggu apalagi? Yuk nikmati kemudahannya sekarang.

Download disini

October 7, 2024

Mengenal QRIS Si Aplikasi Praktis

Halo, sobat UMKM! Sebagai pemilik sebuah usaha, pastinya kalian sangat menginginkan agar usaha yang kalian jalankan terus berkembang kan? apalagi melihat perkembangan zaman yang juga semakin pesat.

Nah untuk mendukung pesatnya pertumbuhan zaman, sobat UMKM perlu tau tentang banyaknya perubahan pembangunan bisnis yang berbasis digital, salah satunya adalah dalam segi transaksi pembayaran. Salah satu bentuk perubahan transaksi dengan basis digital, kini hadir sebuah metode pembayaran dengan menggunakan QRIS.

Sobat UMKM sudah pada tau belum apa itu QRIS? kalo belum yuk sini mimin jelasin! Jadi, QRIS merupakan singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard. QRIS merupakan standar kode QR yang berlaku secara nasional untuk sistem pembayaran di Indonesia.

Singkatnya, QRIS adalah standar kode QR yang digunakan oleh semua penyedia layanan sistem pembayaran di Indonesia. Dengan begitu, masing-masing penyedia layanan sistem pembayaran berbasis kode QR tak perlu lagi menyediakan kode QR sendiri untuk dapat memberikan layanan pembayaran kepada masyarakat.

Dulu, masing-masing penyedia layanan pembayaran berbasis kode QR memiliki kodenya masing-masing, sehingga tidak saling dapat digunakan oleh penyedia layanan pembayaran lain.

Nah, BI bersama para penyedia layanan sistem pembayaran yang tergabung dalam Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) kemudian membuat satu standar kode QR bersama yang dapat digunakan oleh seluruh penyedia layanan pembayaran berbasis kode QR.

Tujuannya jelas agar transaksi pembayaran berbasis kode QR semakin mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Sebab, seluruh penyedia layanan pembayaran dapat menggunakan satu kode QR yang sama, meski masyarakat menggunakan layanan yang berbeda-beda.

Dengan kehadiran QRIS, toko atau merchant yang menerima pembayaran transaksi menggunakan kode QR hanya perlu memasang satu kode QR untuk pembayaran transaksi konsumennya. Artinya, merchant jadi tidak perlu menyediakan banyak kode QR untuk masing-masing layanan pembayaran yang digunakan oleh konsumennya.

Konsumen pun tidak perlu bingung harus membayar transaksi dengan penyedia layanan pembayaran yang mana. Sebab, bayar pakai yang mana pun kode QR-nya tetap sama. Lalu, apa saja sih manfaat QRIS sehingga aplikasi ini dikatakan sebagai aplikasi mudah dan anti ribet, berikut adalah beberapa manfaatnya, antara lain :

Manfaat QRIS bagi pengguna

  1. Cepat dan kekinian.
  2. Tidak perlu repot membawa uang tunai.
  3. Tidak perlu pusing memikirkan kode QR penyedia mana yang terpasang di merchant.
  4. Terlindungi karena semua penyelenggaranya sudah memiliki izin dan diawasi oleh BI.

Manfaat QRIS bagi merchant

  1. Penjualan berpotensi meningkat karena dapat menerima pembayaran berbasis kode QR apapun.
  2. Meningkatkan branding.
  3. Cepat dan kekinian.
  4. Lebih praktis karena cukup menggunakan satu QRIS saja.
  5. Mengurangi biaya pengelolaan kas.
  6. Terhindar dari uang palsu.
  7. Tidak perlu menyediakan uang kembalian.
  8. Transaksi tercatat otomatis dan dapat dilihat setiap saat.
  9. Terpisahnya uang untuk usaha dan personal.
  10. Memudahkan rekonsiliasi dan berpotensi mencegah tindakan kecurangan dari pembukuan transaksi tunai.

Selain itu, QRIS juga bisa bikin UMKM-mu Go Digital loh! Upgrade basis UMKM mu dari konvensional ke digital untuk memperoleh keuntungan berlipat karena semuanya serba mudah.

Baca juga : Tips dan Trik UMKM Go Digital

Jika sobat masih bingung mau pakai aplikasi apa untuk beralih pada pembayaran via QRIS, yuk pake MPStore aja. Pake aplikasi MPStore untuk perkembangan UMKM-mu pasti bakal cuan loh. Pake QRIS via MPStore tanpa potongan admin untuk transaksi dibawah 100k. Sedangkan untuk transaksi diatas 100k kalian hanya kena potongan sebesar 0,3%. Murah banget kan sobat? Tunggu apalagi, yuk kelola perkembangan UMKM-mu dengan pake QRIS biar makin praktis.

Download disini

October 5, 2024

Tips dan Trik agar UMKM-mu Go Digital, Gimana sih Caranya?

Halo, sobat UMKM! Udah pada tau belum apa itu UMKM Go Digital? Emang gimana sih itu? Apa manfaatnya buat para sobat UMKM ya? Nah tenang aja sobat, kali ini kita akan bahas tentang apa itu UMKM Go Digital dan apa manfaatnya untuk kemajuan UMKM kalian. Yuk Simak!

UMKM Go Digital merupakan program yang dibuat oleh pemerintah Indonesia untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam menjalankan bisnis mereka. Tujuan dari program ini adalah membantu semua UMKM untuk meningkatkan efisiensi bisnis, meningkatkan akses pasar, dan meningkatkan daya saing mereka.

Program ini difokuskan pada memberikan bantuan kepada UMKM dalam hal pengembangan website, aplikasi, dan kemampuan digital lainnya yang dapat membantu UKM dalam menjalankan bisnisnya secara lebih efektif dan efisien.

Nah, untuk menjadikan UMKM-mu Go Digital, ada loh tips dan triknya sobat! Mau tau? Yuk pahami lebih dalam agar UMKM-mu jadi Go Digital di era serba canggih ini. Berikut adalah 4 tipsnya, antara lain :

  1. Perluas Wawasan Tentang Digital Marketing
    Tips yang pertama, sobat UMKM perlu belajar tentang digital marketing untuk membantu mempromosikan bisnis kamu secara online. Ini termasuk teknik seperti SEO, email marketing, dan advertising di Google.

Baca buku atau artikel tentang digital marketing. Ada banyak buku atau artikel yang dapat kamu baca untuk mempelajari tentang digital marketing. Sobat UMKM juga dapat mencari buku atau artikel yang khusus membahas tentang digital marketing untuk UMKM.

Selain itu ada banyak kelas atau workshop yang ditawarkan oleh berbagai lembaga atau individu yang dapat membantu kamu mempelajari tentang digital marketing. Kamu dapat mencari kelas atau workshop yang sesuai dengan kebutuhanmu.

  1. Membuat Website Atau Toko Online
    Tips yang kedua, sobat UMKM bisa membuat website atau toko online untuk mempromosikan produk atau layanan yang kamu tawarkan. Pastikan website atau toko online kamu terlihat menarik dan mudah digunakan oleh pengunjung.

Untuk membuat website atau toko online untuk usaha kecil menengah (UMKM), kamu dapat Tentukan tujuan dari website atau toko online kamu. Ini akan membantu kamu menentukan jenis website atau toko online yang kamu butuhkan dan bagaimana cara terbaik untuk mempromosikannya.

  1. Membuat Platform E-commerce
    Tips yang ketiga, gunakan platform e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, atau Shopee untuk menjual produk kamu secara online. Pastikan untuk memahami syarat dan ketentuan yang berlaku di setiap platform tersebut sebelum memulai penjualan. Buat dan desain toko online kamu. Setelah memilih platform yang tepat, selanjutnya kamu perlu membuat dan mendesain toko online kamu.

Pastikan untuk menambahkan foto dan deskripsi produk yang jelas agar pengunjung dapat dengan mudah memahami apa yang kamu tawarkan. Juga pastikan untuk menambahkan informasi tentang bisnis kamu, seperti alamat dan kontak, agar pelanggan dapat menghubungi kamu dengan mudah.

  1. Menggunakan Aplikasi Pembayaran Online
    Setelah menentukan platform mana yang cocok untuk membangun bisnis, sobat UMKM dapat menawarkan pembayaran online kepada pelanggan kamu melalui aplikasi seperti MPStore. Ini akan memudahkan pelanggan kamu untuk membayar produk atau layanan yang kamu tawarkan.

Integrasikan aplikasi pembayaran online ke bisnis kamu. Setelah bisnis kamu terdaftar di aplikasi pembayaran online, selanjutnya kamu perlu mengintegrasikannya ke bisnis kamu.Cara ini bisa berbeda tergantung pada aplikasi pembayaran online yang kamu pilih dan jenis bisnis kamu. Misalnya, jika kamu memiliki toko online, kamu dapat menambahkan tombol pembayaran di website kamu atau menggunakan QR code yang dapat dibaca oleh aplikasi pembayaran online.

Memilih aplikasi pendukung bisnismu harus dilakukan dengan tepat dan penuh pertimbangan. Di zaman sekarang, memang banyak aplikasi yang dapat di gunakan untuk menunjang bisnis online, namun sobat UMKM juga perlu mempertimbangkan aplikasi ini dari segi murah atau tidaknya, mudah atau ribetnya, dan bagaimana fitur-fiturnya.

Jika sobat UMKM merasa kebingungan, sobat bisa menggunakan aplikasi yang harganya relatif murah terlebih dahulu, salah satu contohnya adalah MPStore. MPStore merupakan SuperApps yang di rancang untuk membantu kemajuan dan perkembangan seluruh UMKM di Indonesia. Fitur-fiturnya dibuat dengan mempertimbangkan kebutuhan yang di perlukan oleh para pengelola bisnis untuk mendukung bisnisnya jadi Go Digital. MPStore dengan segala kemudahannya dapat membantu semua pelaku UMKM dengan menyediakan fitur kasir online, kulakan online, serta transaksi pembayaran online via QRIS.

Oleh karena itu, jika sobat UMKM masih ragu, yuk pake MPStore dulu biar UMKM-mu jadi Go Digital tanpa harus ribet dan mahal. Tunggu apalagi? banyak keuntungan yang bisa diraih loh, Yuk download sekarang!

Download disini

October 4, 2024

Digitalisasi UMKM, Penting atau Engga Sih?

Halo, sobat UMKM! Sudah pernah mendengar kata digitalisasi UMKM belum? atau apasih digitalisasi UMKM itu? apasih pentingnya digitalisasi UMKM buat kemajuan bisnis kalian? kalau kalian belum paham, simak ini dulu yuk sobat!

Kata digitalisasi dapat di maknai sebagai perubahan dari sistem konvensional atau analog ke sistem digital. Maka, digitalisasi UMKM adalah proses membuat UMKM masuk ke dalam lingkup digital guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses bisnis juga operasional UMKM.

Peralihan UMKM ke sistem digital ini bukan sekadar akan mengubah proses pemasaran dan memperluas jangkauan bisnis dengan bantuan teknologi. Lebih dari itu, proses ini juga dapat membantu pelaku usaha untuk menyederhanakan proses produksi hingga mengatur keuangan dan transaksi dengan lebih mudah, transparan, dan cepat.

Mengapa digitalisasi UMKM ini di katakan lebih mudah? pasalnya, pelaku usaha dapat memesan, mengatur, dan mengontrol kebutuhan bahan baku produksi juga pendistribusian produk secara terpusat menggunakan bantuan teknologi digital. Pelaku usaha juga dapat melakukan pembukuan finansial perusahaan dengan transparan dan minim kesalahan karena bantuan teknologi tersebut.

Dari sisi konsumen, proses ini pun akan mendatangkan untung bagi mereka. Sebab, mereka dapat lebih mudah menjangkau dan memperoleh produk-produk UMKM dengan harga yang lebih terjangkau karena rantai pemasaran yang lebih singkat. Dengan demikian, semua manfaat di atas dapat memotong biaya juga durasi produksi yang diperlukan oleh pelaku bisnis UMKM, serta memberi mereka keuntungan yang lebih tinggi dan banyak.

Nah, setelah tau apa itu digitalisasi UMKM, sobat UMKM juga perlu tau nih, gimana sih cara melakukan digitalisasi UMKM? Susah ngga ya? gampang kok sobat. Yuk simak cara-caranya biar kalian lebih paham apa itu digitalisasi UMKM

  1. Melakukan riset pasar
    Langkah pertama yang dapat di lakukan untuk melakukan digitalisasi UMKM adalah riset pasar produk yang dijual. Riset pasar ini adalah bagaimana kalian mencari tahu siapa saja kompetitor bisnis usaha, strategi atau pola apa yang mereka gunakan untuk memperdagangkan produk mereka secara digital, hingga bagaimana pasar melihat atau menilai para kompetitor.
  2. Menentukan platform yang akan digunakan
    Ketika sobat UMKM sudah mengantongi semua informasi dari hasil riset pasar, sobat UMKM dapat menentukan platform atau media digital apa yang akan digunakan untuk memperkenalkan dan memasarkan produk-produk yang dimiliki kepada pasar. Platform yang dimaksud dapat berupa e-commerce atau media sosial.
  3. Melakukan promosi usaha
    Setelah menentukan platform apa yang cocok untuk digunakan, sobat UMKM juga perlu melakukan promosi atau pengenalan merek (brand) serta produk-produk yang kalian ciptakan secara digital melalui bantuan media sosial agar jangkauan pasarnya lebih luas. Tentunya, tahap promosi ini perlu dilakukan dengan strategi pemasaran yang tepat agar tidak salah sasaran. Jadi, sobat UMKM harus tau nih strategi pemasaran yang akan digunakan untuk mempromosikan merek serta produk-produk dari UMKM kalian.
  4. Memanfaatkan tools digital tambahan
    Digitalisasi UMKM juga bisa membantu kelangsungan bisnis UMKM menjadi lebih mudah karena bantuan teknologi digital. Untuk itu, sobat UMKM juga dapat memanfaatkan tools atau perangkat digital tambahan dalam proses digitalisasi usahanya. Contohnya adalah aplikasi untuk stok produk atau aplikasi keuangan digital yang tentunya sangat berguna untuk kelancaran dan kemajuan dari usaha yang sobat UMKM jalankan.

Nah, untuk mendukung digitalisasi UMKM di seluruh Indonesia, MPStore hadir sebagai SuperApps yang bisa membantu proses digitalisasi UMKM dengan berbagai macam fiturnya loh! Mulai dari kulakan online hingga transkasi pembayaran digital, semua bisa di lakukan dengan mudah dan cepat. Sobat UMKM bingung mulai bisnis digital darimana? tenang aja! Yuk pake MPStore dan digitalisasi UMKM-mu sekarang.

Download disini

October 3, 2024

Dukung UMKM Hebat, Demi Perekonomian yang Kuat

UMKM merupakan akronim dari Usaha Mikro, Kecil, Menengah. UMKM memegang peranan penting sebagai sektor yang potensial dan penjaga stabilitas perekonomian secara umum, mengingat usaha kecil dan menengah mempunyai keterlibatan yang sangat tinggi terhadap angkatan keja dan peningkatan kesehjahteraan rakyat.

Seiring dengan perkembangan zaman, banyak berkembang pula UMKM di sekitar yang dapat mendorong kenaikan angka pada perekonomian negara. UMKM dapat di katakan sebagai bisnis kecil yang manfaatnya besar untuk perekonomian. Memulai sebuah bisnis melalui UMKM adalah hal yang mudah. Semua orang bisa memulai bisnis, tapi tidak semua orang dapat mengembangkan dan mempertahankan bisnisnya.

Berkembangnya UMKM dapat dilihat dari bagaimana pengoperasiannya. Seiring dengan perkembangan tekhnologi, para pelaku UMKM harusnya dapat menyesuaikan bagaimana mengembangkan bisnis yang di jalankan agar sesuai dengan arus perubahan di sekitar.

Di era serba digital seperti sekarang ini, pelaku UMKM dapat mengikuti arah perkembangannya dengan mengubah pola-pola bisnis dalam usahanya. Salah satu contohnya adalah mengubah pola transaksi pembayaran konvensional ke transaksi digital.

Untuk mendukung pola perubahan dan perkembangan UMKM, kini hadir MPStore sebagai SuperApps yang dapat membantu kemajuan UMKM dengan berbagai macam fiturnya. Mau mulai bisnis jadi lebih mudah karena fiturnya lengkap dan dapat memenuhi kebutuhan untuk memulai bisnis baru.

Mau mulai bisnis tapi bingung darimana? download MPStore dulu yuk! Nikmati semua kemudahan bisnis dengan beragam macam fitur yang bisa kamu gunakan sesuai kebutuhan. Tunggu apalagi? Ayo mulai buka bisnismu dan tumbuh lebih hebat bersama MPStore!

Download disini ▸ https://company.mpstore.co.id/app

Posts pagination