October 18, 2024

Di anggap Dapat Merusak UMKM, Kominfo Blokir Aplikasi Temu

Halo, sobat UMKM! Kalian udah pada tau belum tentang aplikasi Temu? kalau belum yuk sini simak. Temu adalah aplikasi e-commerce yang secara langsung menghubungkan produsen dan customer layaknya Shopee, Lazada, TokoPedia, dll.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan telah memblokir aplikasi Temu asal China karena tidak mau mematuhi regulasi Indonesia serta bisa mematikan UMKM lokal.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kominfo Prabunindya Revta Revolusi menilai Temu tidak mematuhi regulasi di Indonesia dan berpotensi mengancam keberlangsungan UMKM. Beliau menilai, aplikasi ini tidak comply dengan regulasi UMKM di Indonesia baik dari sisi perdagangan maupun ekosistem UMKM yang harus di lindungi dan di jaga.

Beliau juga menjelaskan aplikasi Temu menghubungkan langsung produk dari pabrik ke konsumen. Hal ini berpotensi terjadi predatory pricing atau price dumping sehingga sangat berbahaya bagi UMKM lokal karena menawarkan harga lebih murah.

Kominfo menilai kehadiran aplikasi semacam itu dapat merusak ekosistem bisnis UMKM, terutama ketika harga produk asing sangat rendah dan mengancam keberlangsungan usaha kecil.

“Jika produk asing masuk dengan harga yang jauh lebih murah dari produk UMKM, konsumen pasti akan memilih yang lebih murah. Itu membuat UMKM kita sulit bersaing,” jelas Prabu.

Prabu juga menyoroti aspek perlindungan konsumen. Produk-produk yang dijual melalui Temu dinilai tidak terjamin kualitasnya.

Selain ancaman terhadap UMKM, Prabu juga menegaskan aplikasi Temu belum terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Indonesia.

“Ketika belum terdaftar sebagai PSE, potensi diblokirnya sangat terbuka lebar,” ujarnya.

Padahal menurutnya, proses registrasi PSE mudah. Namun, hingga kini belum ada gesture atau tanda-tanda dari Temu untuk mematuhinya.

“Jika PSE tidak comply, apalagi beroperasi ilegal tanpa melalui bea cukai, jelas kami harus bertindak untuk melindungi kepentingan UMKM dan konsumen di Indonesia,” pungkasnya.

Kominfo juga mengamati bahwa traffic pengguna aplikasi ini di Indonesia masih sangat rendah. Namun, jika ada peningkatan traffic dan dampak yang signifikan, Kominfo akan segera mengambil tindakan.

Nah sebagai customer, kita juga harus pintar-pintar memilih aplikasi yang kita gunakan sehari hari. Kemajuan UMKM di negara ini di tentukan dari bagaimana kita menggunakan dan mendukung aplikasi dalam negeri serta daya beli kita terhadap barang yang dijual di dalam negeri.

Jika sobat masih bingung aplikasi apa yang dapat mendukung perkembangan UMKM, yuk pake MPStore aja. MPStore adalah SuperApps yang di rancang untuk membantu para pelaku UMKM dengan memberikan fitur-fitur yang dapat memudahkan proses penjualan. Nah buat kalian yang belum tau MPStore, yuk kepoin sekarang.

Download disini

October 17, 2024

Imbangi kemajuan tekhnologi, pelaku UMKM gunakan bilik live untuk jualan

Halo, sobat UMKM! Di era perkembangan tekhnologi ini, banyak sekali perubahan yang signifikan di lingkungan sekitar kita. Perubahan-perubahan ini juga turut merambat pada kancah bisnis. Di era serba modern ini, memang di perlukan adanya kesadaran dan keterbukaan pikiran agar kita dapat menerima dan mengikuti perkembangan zaman sebagai bentuk perkembangan kehidupan ke arah yang lebih mudah.

Perambatannya ke kancah bisnis, canggihnya tekhnologi tentunya sangat berguna untuk membantu para pejuang bisnis terutama dalam segi pemasaran. Nah jika sobat tau, di zaman sekarang ini banyak sekali para pelaku bisnis yang menggunakan fitur live streaming untuk melakukan penjualan.

Dengan adanya penjualan secara online dengan cara live streaming, kita pasti sudah bisa melihat bahwa telah teralisasikan digitalisasi pada bisnis-bisnis yang di jalankan oleh para pelaku bisnis.

Baca juga : Digitalisasi UMKM penting atau ngga sih?

Nah, sobat UMKM udah pada tau belum, apasih live streaming itu? sebelum dibahas lebih dalam, yuk kita kenali dulu apa itu live streaming. Live streaming adalah proses penyiaran konten video dan audio secara langsung melalui internet, memungkinkan penonton untuk menonton dan berinteraksi dengan siaran tersebut secara real-time. Konten yang disiarkan bisa beragam, mulai dari acara musik, permainan video, konferensi, peluncuran produk, hingga sesi tanya jawab.

Di era digital ini, live streaming semakin menjamur di berbagai aspek, salah satunya pada sektor penjualan. Para pelaku bisnis, khususnya bisnis online terus mencari cara inovatif untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar mereka. Salah satu strategi yang efektif adalah memanfaat kekuatan live streaming.

Mengapa penjualan dengan berbasis media online seperti live streaming dikatakan efektif untuk meningkatkan penjualan? ternyata ini alasannya loh!

  1. Interaksi Langsung dengan Pelanggan
    Live streaming memungkinkan penjual untuk berkomunikasi secara langsung dengan audiens mereka. Melalui sesi tanya jawab, penjual dapat menjawab pertanyaan pelanggan secara real-time dan dapat memastikan bahwa barang tersebut sesuai dengan keinginan.
  2. Membangun Kepercayaan
    Melalui live streaming, penjual dapat menunjukkan produk mereka secara langsung, memberikan demonstrasi cara penggunaan, dan menampilkan detail produk yang mungkin sulit dijelaskan melalui gambar atau teks.
  3. Demonstrasi Produk Secara Real-Time
    Demonstrasi langsung memungkinkan pelanggan untuk melihat produk dalam tindakan, memahami fungsionalitas, dan melihat hasil nyata. Hal ini membantu mengurangi ketidakpastian dan meningkatkan keyakinan pelanggan terhadap produk yang ditawarkan.
  4. Meningkatkan Keterlibatan Pelanggan
    Live streaming memungkinkan penjual untuk terlibat lebih dalam dengan pelanggan mereka. Interaksi dua arah selama siaran membuat pelanggan merasa dihargai dan didengarkan, yang dapat meningkatkan loyalitas dan retensi pelanggan.
  5. Pengalaman Belanja yang Interaktif dan Menarik
    Live streaming menciptakan pengalaman belanja yang lebih interaktif dan menyenangkan. Penjual dapat menggunakan berbagai fitur seperti polling, giveaway, dan diskon eksklusif selama siaran untuk menarik perhatian dan partisipasi audiens. Pengalaman yang menyenangkan ini dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan membuat mereka lebih cenderung untuk membeli.
  6. Feedback Langsung dari Pelanggan
    Selama live streaming, penjual dapat menerima feedback langsung dari pelanggan mengenai produk atau presentasi mereka. Feedback ini sangat berharga untuk memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan, serta untuk melakukan perbaikan dan penyesuaian yang diperlukan untuk meningkatkan produk dan strategi penjualan di masa mendatang.

Dengan berbagai keuntungan tersebut, tidak mengherankan bahwa live streaming telah menjadi alat yang efektif dalam strategi penjualan online. Dengan memanfaatkan live streaming, bisnis dapat menciptakan pengalaman belanja yang lebih menarik, membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan, dan akhirnya meningkatkan penjualan mereka.

Nah kalau sobat gimana nih? udah pada pakai media online buat jualan belum? kalo belum mending sobat cepetan coba deh. Digitalisasi UMKM ternyata sangat berperan penting untuk kemajuan UMKM kalian loh! Nah kalo sobat butuh fitur fitur menarik dan berguna untuk memulai bisnis online sobat, yuk download MPStore sekarang. MPStore adalah SuperApps yang dirancang untuk membantu UMKM dengan basis digital. Disini sobat bisa ngembangin bisnis sobat dengan fitur kasir online, transaksi bayar-bayar online dan sebagainya yang pastinya bikin bisnis sobat makin mudah. Tunggu apalagi? Yuk download sekarang!

Download disini

October 16, 2024

Kirim saldo MPStore ke Bank lain, begini tutorialnya!

Halo, sobat UMKM! Gimana nih? sudah pake MPStore belum? kalo sobat suda pakai MPStore tapi masih bingung cara pake fitur-fiturnya. Yuk simak salah satu tutorial fitur di MPStore ini!

Nah, kalau sobat pengen gunain salah satu fitur MPStore yaitu transfer ke Bank lain. Berikut adalah langkah-langkahnya, simak dengan baik ya sobat!

  1. Buka aplikasi MPStore
    Pertama-tama, sobat bisa buka aplikasi MPStore yang sudah sobat install. Di halaman utama, klik fitur Mini ATM & Bank.

2. Pilih Bank Tujuan
Setelah klik fitur Mini ATM & Bank, sobat akan di arahkan untuk memilih Bank tujuan yang ingin sobat transfer.

Isi nominal dan nomer rekening
Selanjutnya, sobat bisa isi jumlah nominal yang ingin sobat transfer beserta nomer rekening tujuan.

Tarik saldo
Jika sudah selesai, sobat bisa langsung klik tarik saldo. Namun nantinya sobat masih akan di minta untuk konfirmasi pin.

  • Bayar
    Setelah konfirmasi pin, sobat bisa langsung klik bayar. Setelah itu saldo yang sobat transfer akan otomatis masuk ke rekening tujuan dan transaksinya berhasil.

Gimana sobat? gampang kan? makanya yuk download MPStore sekarang juga biar sobat bisa ngerasain fitur-fitur keren dan bikin transaksimu makin gampang.

Download disini

October 15, 2024

Tarif MDR QRIS berubah dari 0,7% menjadi 0,3%, ini dia alasannya

Halo, sobat UMKM! Udah pada tau belum apa itu MDR QRIS? MDR QRIS adalah biaya yang dikenakan kepada pengusaha sebagai kompensasi atas penggunaan layanan QRIS. Pada puncak pandemi Covid-19 lalu, pemerintah mengeluarkan kebijakan biaya MDR 0% untuk mendorong perekonomian yang sedang lesu akibat pembatasan kegiatan di luar ruangan. Mulai tanggal 1 Juli 2023, pemerintah pun menerapkan skema MDR progresif baru demi mendukung pengembangan layanan QRIS yang lebih luas.

Biaya ini diterapkan untuk membiayai perawatan dan pengembangan infrastruktur QRIS serta operasional yang terkait. Bank Indonesia (BI) telah menetapkan sistem MDR QRIS sebagai langkah untuk menjaga keberlanjutan dan peningkatan kualitas layanan QRIS di Indonesia. Dengan adanya biaya ini, harapannya sistem QRIS dapat semakin baik dan memberikan manfaat bagi pengusaha dan pelanggan.

Kemajuan teknologi tentu memudahkan banyak orang, termasuk urusan bertransaksi. Salah satu yang paling terasa adalah adanya metode pembayaran QRIS. Nilai transaksi penggunaan QRIS terus meningkat setiap periodenya. Pada kuartal II-2023, nilai transaksi QRIS mencapai Rp 49,65 triliun atau naik 105% dari periode sama ditahun sebelumnya. Ada sekitar 47 juta pengguna QRIS dan lebih dari 30 juta merchant yang tergabung di seluruh Indonesia. Banyaknya pengguna QRIS tentu merupakan hal positif dimana masyarakat sudah semakin terbiasa memanfaatkan teknologi sebagai metode pembayaran masa kini.

QRIS juga menguntungkan bagi merchant karena mereka bisa mendapatkan transaksi lebih cepat dan pencatatan keuangan yang otomatis dan mengatasi resiko uang hilang. Dengan begitu, QRIS bagi merchant bisa membantu operasional lebih teratur. Namun, agar operasional dari QRIS dapat terus berjalan dengan baik dan kualitas layanan tetap terjaga, maka perlu diterapkan biaya Merchant Discount Rate (MDR). MDR adalah tarif yang harus dibayarkan merchant pada bank atau penyelenggara QRIS sebagai biaya layanan atas penggunaan fitur QRIS.

Per 1 Juli 2023, Bank Indonesia (BI) memberlakukan tarif MDR QRIS yakni 0,3%. Sebelumnya, Bank Indonesia memberlakukan tarif MDR 0,7% sebelum pandemi dan 0% saat pandemi. Kebijakan biaya MDR QRIS bagi Usaha Mikro (UMi) ini ditetapkan dengan mempertimbangkan keberpihakan pada UMi sehingga MDR 0,3% termasuk paling rendah dari semua segmen UMKM seperti 0,7% bagi Usaha Kecil, Menengah, Besar.

Penyesuaian tarif MDR QRIS 0,3% ini hanya dikenakan pada transaksi diatas Rp 100.000 bagi UMi dan tidak boleh dibebankan kepada konsumen. Penetapan dan penyesuaian tarif baru MDR QRIS ini tentunya sudah melalui pengkajian dengan mempertimbangkan nilai keekonomian.

Sementara, dari sisi keamanan, kode QR memiliki tingkat keamanan yang setara dengan kartu ATM (Automatic Teller Machine / Anjungan Tunai Mandiri) dan Mesin EDC (Electronic Data Capture). Hal itu dikarenakan sistem tersebut menggunakan kanal pembayaran yang sama yakni share delivery channel. Transaksi kode QR dinamis juga termasuk aman karena mesin EDC bisa menghasilkan kode QR yang unik. Keamanan QRIS juga bisa dirasakan dengan proses verifikasi saat memindai kode QR, dimana transaksi dikatakan berhasil saat notifikasi masuk dari pengguna ke merchant. Namun, pengguna tetap perlu waspada akan pemalsuan kode QR oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Peningkatan performa keamanan QRIS ini tentu perlu didukung oleh infrastruktur yang memadai. Untuk itu, tarif MDR bisa membantu perbaikan kualitas QRIS bahkan dari segi keamanan. Oleh karena itu, jika sobat UMKM ingin membuat QRIS untuk usaha, sobat bisa download MPStore sekarang juga. MPStore adalah sebuah SuperApps yang dapat membantu UMKM untuk membantu digitalisasi pada usahamu.

Baca juga : Digitalisasi UMKM Penting atau Ngga sih?

Jika sobat butuh aplikasi dengan banyak fitur menarik termasuk QRIS, sobat bisa menggunakan MPStore dan menikmati semua fiturnya secara gratis. Transaksi di MPStore jelas lebih mudah dan cepat. Yuk download sekarang

Download disini

October 12, 2024

Jangan sampai UMKM-mu kaya gini ya!

Halo, sobat UMKM! Sudah tau belum kalau pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia semakin bertambah setiap tahunnya. Menurut data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, saat ini pelaku UMKM di Tanah Air mencapai angka 60 juta. Jumlah tersebut diprediksi terus bertambah seiring dengan kemajuan teknologi dan potensi sumber daya manusia yang semakin berkembang.

Bukan rahasia umum lagi jika sebuah usaha pasti akan mengalami sebuah masalah, begitu juga dengan UMKM. Dari sekian banyak permasalahan UMKM yang terjadi di Indonesia, 5 permasalahan di bawah ini yang paling sering ditemui. Namun, jangan Anda jadikan permasalahan ini sebagai penghalang melainkan sebuah tantangan yang harus dilalui demi kelangsungan usaha Anda sendiri.

Berikut ini adalah 5 masalah yang sering terjadi pada UMKM, antara lain :

  1. Masalah Permodalan
    Permasalahan UMKM yang paling sering ditemui adalah modal yang terbatas. Para pelaku UMKM mungkin saja memiliki banyak ide bisnis untuk mengembangkan usahanya, namun harus terhenti karena tidak adanya modal tambahan. Jika ditelusuri ke belakang, banyak pelaku UMKM yang kesulitan untuk mendapatkan modal tambahan dari lembaga keuangan dikarenakan banyaknya persyaratan yang belum terpenuhi. Hal ini senada dengan hasil survei yang dilakukan oleh Pricewaterhouse Coopers, yang mana 74% UMKM di Indonesia belum mendapatkan akses pembiayaan.
  2. Masalah Perizinan
    Bukan rahasia umum lagi jika banyak UMKM di Indonesia yang belum memiliki badan hukum yang jelas. Tidak adanya izin usaha resmi mendatangkan efek domino bagi pelaku UMKM karena akan menghambat laju usaha mereka sendiri, salah satunya saat ingin mengajukan modal. Sehingga sulit bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka menjadi lebih besar lagi.

Untuk itu, sebaiknya Anda sudah mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang diterbitkan berdasarkan domisili usaha. Keberadaan SIUP penting dimiliki oleh pelaku UMKM agar usaha yang dijalankan memiliki bukti yang sah dari pemerintah. Perihal SIUP diatur oleh pemerintah dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 46/2009 tentang Perubahan Atas Permendag No. 36/2007 mengenai Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan.

  1. Rendahnya Kesadaran untuk Membayar Pajak
    Selain perizinan, regulasi lain yang kerap diabaikan oleh pelaku UMKM adalah soal pembayaran pajak. Dari sekitar 60 juta pelaku UMKM di Indonesia, hanya 2,5% saja atau sekitar 1,5 juta pelaku UMKM yang melaporkan pajaknya. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua pelaku UMKM paham akan cara menghitung pajak yang menjadi kewajiban mereka. Efek terburuk yang bisa menimpa pelaku UMKM adalah usaha mereka bisa mengalami gulung tikar karena modal yang ada habis dipakai untuk membayar sanksi pajak yang telat dibayarkan.

Pemerintah pun menurunkan tarif PPh Final atau yang sering disebut sebagai pajak UMKM dari 1% menjadi 0,5% yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 23 tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu. Selain itu, yang menjadi WP adalah mereka dengan usaha yang memiliki omzet sampai dengan Rp4,8 miliar dalam satu tahun.Kebijakan penurunan tarif ini bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya menjadi lebih baik lagi.

  1. Kurangnya Inovasi
    Jumlah UMKM di Tanah Air yang terus bertambah bagai 2 sisi mata uang. Di satu sisi, geliat masyarakat Indonesia yang tinggi dalam membuat bisnis sendiri sangat baik dalam membantu mendorong perekonomian nasional. Di sisi lain, banyak juga yang mendirikan usaha hanya karena ikut-ikutan tren atau latah.

Alasan terakhir inilah yang membuat banyak pelaku UMKM jalan di tempat dalam mengembangkan usahanya karena minimnya inovasi. Akhirnya banyak usaha yang hanya bertahan selama 1-2 tahun, kemudian bangkrut karena produk atau jasa yang ditawarkan tidak kuat atau kalah bersaing. Banyak pelaku UMKM di Indonesia yang hanya menjalankan bisnis berdasarkan ikut-ikutan tanpa melihat potensi diri yang dimilikinya.

Tidak mengherankan jika produk UMKM lokal yang berhasil menembus pasar internasional terbilang masih sedikit. Jika dibandingkan dengan produk sejenis dari negara luar, produk UMKM Indonesia kalah saing baik dari segi kualitas dan harga. Produk yang lahir dari latah atau ikut-ikutan tren ini tidak muncul dari konsep yang matang dan memiliki kemiripan satu sama lain dengan produk sejenis. Di awal, permintaan dan barang ditawarkan sama-sama banyak, namun lama-kelamaan permintaan menjadi turun karena konsumen yang sudah bosan dengan barang sejenis.

  1. Pelaku UMKM masih Gagap Tekhnologi
    Perkembangan teknologi yang terjadi sekarang ini melahirkan geliat ekonomi digital yang justru membawa banyak manfaat bagi pelaku UMKM, tidak hanya dalam memasarkan produknya tetapi juga memudahkan proses produktivitas para pelaku UMKM. Kehadiran saluran marketplace dan media sosial membuka peluang bagi pelaku UMKM dalam mengenalkan produk mereka ke ranah yang lebih luas. Selain itu, produktivitas pegiat UMKM semakin lebih mudah dan efisien berkat adanya perkembangan teknologi, mulai dari melakukan pembukuan secara digital, membayar pajak melalui sistem aplikasi, dan lain-lain.

Salah satu faktor yang menjadi kendala adalah tidak meratanya penyebaran informasi di Tanah Air yang menyebabkan munculnya virus gaptek ini. Selain itu, generation gap antara pelaku UMKM yang diwakilkan oleh generasi X dan pelaku UMKM dari generasi milenial melahirkan jarak soal permasalahan UMKM ini.

Baca juga : Digitalisasi UMKM

Ada baiknya pelaku UMKM di usia muda turut mengajarkan atau memberikan penyuluhan terkait teknologi terkini terhadap pelaku UMKM di usia senior. Mereka yang lebih tua juga diharapkan tidak segan untuk bertanya mengenai update terkini di dunia bisnis.

Nah itu dia penjelasan terkait masalah yang kerap terjadi pada UMKM. Jika sobat masih merasa kebingungan, sobat bisa terlebih dahulu download aplikasi MPStore untuk membantu memberi arahan dan perkembangan pada bisnis yang sobat lakukan dengan kancah digital.

Download disini

October 11, 2024

Kontroversi Warung Madura Dilarang Buka 24 Jam

Halo, sobat UMKM! Udah pada tau belum tentang kontroversi warung Madura dilarang buka 24 jam yang jadi topik pembicaraan hangat akhir akhir ini? Kalo belum yuk simak penjelasannya dibawah ini.

Belakangan ini ramai dibicarakan terkait warung Madura yang dilarang beroperasi selama 24 jam. Hal itu diduga bermula dari adanya keluhan para pemilik minimarket di Kabupaten Klungkung, Bali yang merasa tersaingi dengan kehadiran warung kelontong.

Imbauan terhadap warung-warung kelontong Madura agar tidak buka selama 24 jam sebelumnya disampaikan oleh Lurah Penatih, I Wayan Murda di Denpasar Timur, Bali. Imbauan itu dikeluarkan Kelurahan Penatih dengan dalih untuk keamanan.

Sebelumnya, Sekretaris Kementerian Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) Arif Rahman Hakim turut diberitakan telah mengimbau pengusaha warung Madura untuk mematuhi aturan jam operasional sesuai peraturan daerah atau perda.

Namun, Arif mengklarifikasi bahwa kementeriannya menyebut tidak pernah melarang toko-toko kecil itu untuk berjualan nonstop. Dia mengatakan pihaknya telah meninjau Perda Kabupaten Klungkung Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, lalu kesimpulannya tidak ditemukan larangan secara spesifik terkait operasional warung Madura selama 24 jam.

Dilansir dari Antara News.com, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menegaskan bahwa mereka tidak pernah melarang warung-warung Madura untuk berjualan selama 24 jam.

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Kemenkop UKM Arif Rahman Hakim mengklarifikasi pemberitaan terkait dirinya yang mengimbau pengusaha warung Madura untuk mematuhi aturan jam operasional sesuai aturan pemerintah daerah.

Dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu, Arif menyatakan bahwa pihaknya sudah meninjau Peraturan Daerah Kabupaten Klungkung Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

Ia mendapati bahwa tidak ditemukan aturan yang secara spesifik melarang warung Madura untuk buka 24 jam.

“Dalam Perda tersebut, pengaturan terkait jam operasional justru berlaku bagi pelaku usaha ritel modern, minimarket, hypermarket, department store, serta supermarket, dengan batasan jam operasional tertentu,” ujar Arif.

Ia menambahkan bahwa Kemenkop UKM juga akan meminta penjelasan lebih lanjut kepada pemerintah daerah terkait mengenai aturan pembatasan jam operasional warung Madura yang sedang berkembang di masyarakat.

“Kami juga akan mengevaluasi kebijakan daerah yang kontraproduktif dengan kepentingan UMKM, termasuk evaluasi program dan anggaran pemda untuk mendukung UMKM,” ucap Arif.

Baca juga : Tips Buka Warung Madura

Nah buat sobat UMKM yang tertarik buat buka warung Madura bisa melihat tips buka warung Madura diatas ya. Nah buat sobat yang sudah membuka warung Madura, yuk Download MPStore untuk dukung perkembangan warungmu. Dengan MPStore, banyak fitur-fitur yang diperlukan untuk penjual dalam memenuhi kebutuhannya untuk pelanggan.

Download disini

October 10, 2024

Ternyata buka warung Madura itu gampang loh, Begini tipsnya

Halo, sobat UMKM! Siapa sih yang gak tau tentang warung Madura? warung yang mendapatkan ikon buka 24 jam ini banyak kita temui di lingkungan sekitar. Warung Madura pertama kali muncul di tahun 90 an dan di bawa oleh warga asli salah satu Kabupaten di Madura yaitu Kabupaten Sumenep.

Selain buka 24 jam, ciri-ciri warung Madura adalah warung dengan jualan yang lengkap mulai dari kebutuhan pokok sehari-hari, jajanan, bensin eceran, dan token listrik.

Untuk membuka sebuah warung Madura, sobat membutuhkan beberapa tips agar warung sobat dapat di kenal oleh banyak orang. Yuk, kenali beberapa tips penting ini untuk mulai membuka bisnis warung madura

  1. Memiliki Mental Wirausaha

Hal pertama yang perlu di lakukan untuk membangun sebuah usaha tentunya adalah memiliki mental sebagai wirausaha. Warung Madura buka 24 jam. Bisa jadi pantangannya adalah waktu tidur terganggu saat tengah malam ada pembeli.

Kesabaran bisa diuji sejak awal membuka warung Madura. Pembeli kadang bisa ramai, tapi bisa juga sepi. Merintis usaha warung Madura juga butuh ketekunan. Misalnya, sobat harus tekun melayani pelanggan, mengetahui produk yang paling laku, merapikan stok barang, sampai mencatat hasil penjualan.

  1. Mengetahui merek produk yang di sukai pelanggan

Warung Madura menjual kebutuhan sehari-hari, dari makanan ringan, minuman kemasan, makanan instan, beras, perlengkapan mandi, bumbu dapur, sampai token listrik.

Untuk mengetahui produk apa yang paling dicari pelanggan, ketahui terlebih dahulu merek-merek produk yang paling laku dijual. Hal ini penting demi perputaran uang yang cepat dan omset tinggi.

  1. Jaga kepercayaan pelanggan

Jangan membuat pelanggan kecewa karena kondisi barang tidak layak, bawang kedaluwarsa, atau bahkan memanipulasi timbangan. Hal itu justru membuat membuat reputasi warung menjadi jelek.

  1. Manajemen stok

Bukan rahasia umum lagi jika penataan barang jualan yang rapi dapat menjadi salah satu faktor yang dapat menarik minat pelanggan untuk berbelanja di warung sobat.

Untuk menarik minat pelanggan, sobat dapat melakukan penyortiran produk menurut jenis barangnya, misalnya produk susu diletakkan sejajar dengan produk susu lainnya. Minuman botol diletakkan di rak yang sejajar dengan minuman botol lainnya.

Itu dia beberapa tips yang dapat sobat lakukan jika sobat tertarik untuk menjalankan usaha dengan membuka warung Madura. Untuk menjalankan sebuah bisnis memang perlu untuk melakukan berbagai usaha agar bisnis yang sobat bangun dapat di kenal dan di terima dengan baik oleh masyarakat sekitar.

Kalau sobat berminat buat buka usaha warung Madura tapi bingung gimana ngembanginnya, yuk download MPStore aja! Lewat aplikasi ini sobat bisa belajar buat ngembangin bisnis sobat biar bisa jadi warung digital.

Baca juga : Digitalisasi UMKM, penting atau ngga sih?

Pakai aplikasi MPStore udah jelas mudahnya. Banyak fitur-fitur menarik yang bisa bantu sobat buat usaha seperti fitur QRIS untuk pembayaran digital, kulakan online anti ribet, dan fitur-fitur lainnya. Tunggu apalagi? Yuk install sekarang, tumbuh lebih hebat bersama MPStore.

Download disini

October 9, 2024

Yuk Bikin QRIS di MPStore

Halo, sobat UMKM! Gimana nih? Sudah ga asing lagi kan sama metode pembayaran digital via QRIS? atau malah bingung cara daftar dan pakenya gimana? Tenang aja sobat! Yuk ikuti langkah-langkah dibawah ini biar kamu bisa aktifin QRIS dengan aplikasi MPStore, simak tutorialnya ya!

Baca juga : Mengenal QRIS si Aplikasi Praktis

  1. Install MPStore dari Playstore
    Nah pertama-tama, sobat bisa install aplikasi MPStore dari Playstore.
  1. Registrasi/Daftar sebagai toko atau penjual
    Kedua, sobat akan di arahkan ke halaman utama aplikasi MPStore. Setelah itu pilih menu untuk memilih daftar sebagai toko atau pembeli, sobat bisa pilih daftar sebagai toko ya.
  1. Setelah mendaftar, sobat bisa klik fitur QRIS di sebelah kanan atas. Setelah masuk pada halaman QRIS, sobat bisa langsung klik tanda (+) buat QRIS baru.
  1. Selanjutnya, sobat harus mengisi semua data yang di perlukan untuk verifikasi akun QRIS.
  1. Setelah mengisi semua data dengan benar, sobat hanya perlu menunggu masa aktivasi akun QRIS sobat selama kurang lebih 7 hari.
  2. Setelah 7 hari, sobat bisa langsung menggunakan fitur QRIS dari MPStore.

Kenapa sih harus QRIS dari MPStore? Emang apa bedanya dari QRIS yang lain? Beda dong sobat! Penggunaan QRIS via MPStore tanpa potongan admin jika transaksimu dibawah 100k. Jika transaksinya diatas 100k, sobat hanya akan dikenakan potongan admin sebesar 0,3%. QRIS MPStore Real Time Settlement dan uangnya bisa langsung buat muter bisnismu loh! Gimana? Cuan banget kan? Iya dong. Makanya yuk install aplikasi MPStore sekarang dan gunakan QRISnya.

Download disini

October 8, 2024

Revolusi Pembayaran Non-Tunai di Indonesia

Halo, sobat UMKM! Kalian uda pada tau belum bagaimana perkembangan yang terjadi di sekitar kita juga mempengaruhi perkembangan dalam penjalanan bisnis, salah satunya adalah revolusi pembayaran non-tunai.

Pembayaran non-tunai telah menjadi bagian dari kehidupan modern masyarakat Indonesia. Salah satu inovasi terbesar dalam sistem pembayaran ini adalah QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Sejak diluncurkannya pada tahun 2019 oleh Bank Indonesia, QRIS telah membawa perubahan besar dalam dunia transaksi masyarakat Indonesia. Kehadirannya memungkinkan semua jenis pembayaran digital dilakukan hanya dengan satu kode QR, sehingga mempermudah kehidupan banyak orang, baik konsumen maupun merchant.

▸ Awal Mula Kemunculan QRIS di Indonesia
QRIS pertama kali diluncurkan pada bulan Agustus 2019 oleh Bank Indonesia (BI). Tujuan utama dari pengembangan QRIS adalah untuk menyederhanakan sistem pembayaran non-tunai melalui penggunaan kode QR yang terstandarisasi. Sebelum QRIS hadir, berbagai platform dompet digital di Indonesia menggunakan kode QR masing-masing, yang menyebabkan keterbatasan interoperabilitas antar-platform. QRIS menjawab masalah tersebut dengan menyatukan kode QR dari berbagai penyedia layanan, sehingga konsumen bisa melakukan pembayaran dengan satu kode QR saja, terlepas dari aplikasi apa yang mereka gunakan.

Sejak diluncurkan, QRIS terus mengalami perkembangan pesat dan diadopsi oleh berbagai lapisan masyarakat. Dari pedagang kecil hingga merchant besar, QRIS mulai digunakan sebagai metode pembayaran utama. Saat ini, QRIS sudah menjadi standar bagi transaksi non-tunai di banyak tempat di Indonesia, beberapa di antaranya adalah pasar, restoran, cafe, bahkan warung.

Baca juga : Mengenal QRIS Si Aplikasi Praktis

▸ Perkembangan QRIS di Indonesia
QRIS terus mengalami pertumbuhan yang pesat. Pada akhir 2020, tercatat sudah lebih dari 6 juta merchant yang menerima pembayaran melalui QRIS. Jumlah ini terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya sektor usaha yang menyadari pentingnya menyediakan opsi pembayaran digital.

Pemerintah juga turut mendorong penggunaan QRIS dengan mengintegrasikannya ke dalam berbagai program digitalisasi ekonomi, terutama di masa pandemi COVID-19. Selama pandemi, banyak pedagang yang beralih ke sistem pembayaran digital untuk mengurangi kontak fisik, dan QRIS menjadi salah satu solusi utama yang diandalkan.

Selain itu, QRIS juga terus dikembangkan agar dapat digunakan di luar negeri. Beberapa negara sudah mulai mendukung pembayaran lintas negara dengan QRIS, yang memungkinkan masyarakat Indonesia untuk melakukan transaksi internasional dengan lebih mudah saat berwisata atau berbisnis di luar negeri.

Meskipun QRIS telah sukses diadopsi oleh banyak kalangan, masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi agar penggunaannya bisa lebih optimal. Salah satunya adalah kurangnya edukasi di kalangan masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil yang masih belum familiar dengan transaksi digital. Bank Indonesia dan lembaga terkait terus berupaya untuk memperluas jangkauan dan melakukan sosialisasi terkait penggunaan QRIS.

Di masa depan, QRIS diharapkan akan menjadi sistem pembayaran utama di Indonesia yang mampu menggantikan transaksi tunai secara keseluruhan. Selain itu, dengan semakin banyaknya inovasi teknologi finansial, QRIS diprediksi akan menjadi lebih canggih dan efisien, mendukung berbagai fitur tambahan yang akan meningkatkan pengalaman pengguna dalam bertransaksi.

QRIS merupakan revolusi dalam sistem pembayaran non-tunai di Indonesia. Dengan kemudahan, kepraktisan, dan interoperabilitasnya, QRIS telah membawa perubahan besar dalam cara masyarakat melakukan transaksi. Nah gimana nih? kalau sobat UMKM masih bingung tentang QRIS, yuk download MPStore aja. MPStore adalah SuperApps yang di rancang untuk membantu seluruh UMKM di Indonesia. MPStore sudah memiliki fitur QRIS yang memudahkan transaksi antara penjual dan pembeli. Sobat juga bisa menggunakan fitur lain seperti kasir online, kulakan via aplikasi, dan fitur lainnya. Tunggu apalagi? Yuk nikmati kemudahannya sekarang.

Download disini

October 7, 2024

Mengenal QRIS Si Aplikasi Praktis

Halo, sobat UMKM! Sebagai pemilik sebuah usaha, pastinya kalian sangat menginginkan agar usaha yang kalian jalankan terus berkembang kan? apalagi melihat perkembangan zaman yang juga semakin pesat.

Nah untuk mendukung pesatnya pertumbuhan zaman, sobat UMKM perlu tau tentang banyaknya perubahan pembangunan bisnis yang berbasis digital, salah satunya adalah dalam segi transaksi pembayaran. Salah satu bentuk perubahan transaksi dengan basis digital, kini hadir sebuah metode pembayaran dengan menggunakan QRIS.

Sobat UMKM sudah pada tau belum apa itu QRIS? kalo belum yuk sini mimin jelasin! Jadi, QRIS merupakan singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard. QRIS merupakan standar kode QR yang berlaku secara nasional untuk sistem pembayaran di Indonesia.

Singkatnya, QRIS adalah standar kode QR yang digunakan oleh semua penyedia layanan sistem pembayaran di Indonesia. Dengan begitu, masing-masing penyedia layanan sistem pembayaran berbasis kode QR tak perlu lagi menyediakan kode QR sendiri untuk dapat memberikan layanan pembayaran kepada masyarakat.

Dulu, masing-masing penyedia layanan pembayaran berbasis kode QR memiliki kodenya masing-masing, sehingga tidak saling dapat digunakan oleh penyedia layanan pembayaran lain.

Nah, BI bersama para penyedia layanan sistem pembayaran yang tergabung dalam Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) kemudian membuat satu standar kode QR bersama yang dapat digunakan oleh seluruh penyedia layanan pembayaran berbasis kode QR.

Tujuannya jelas agar transaksi pembayaran berbasis kode QR semakin mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Sebab, seluruh penyedia layanan pembayaran dapat menggunakan satu kode QR yang sama, meski masyarakat menggunakan layanan yang berbeda-beda.

Dengan kehadiran QRIS, toko atau merchant yang menerima pembayaran transaksi menggunakan kode QR hanya perlu memasang satu kode QR untuk pembayaran transaksi konsumennya. Artinya, merchant jadi tidak perlu menyediakan banyak kode QR untuk masing-masing layanan pembayaran yang digunakan oleh konsumennya.

Konsumen pun tidak perlu bingung harus membayar transaksi dengan penyedia layanan pembayaran yang mana. Sebab, bayar pakai yang mana pun kode QR-nya tetap sama. Lalu, apa saja sih manfaat QRIS sehingga aplikasi ini dikatakan sebagai aplikasi mudah dan anti ribet, berikut adalah beberapa manfaatnya, antara lain :

Manfaat QRIS bagi pengguna

  1. Cepat dan kekinian.
  2. Tidak perlu repot membawa uang tunai.
  3. Tidak perlu pusing memikirkan kode QR penyedia mana yang terpasang di merchant.
  4. Terlindungi karena semua penyelenggaranya sudah memiliki izin dan diawasi oleh BI.

Manfaat QRIS bagi merchant

  1. Penjualan berpotensi meningkat karena dapat menerima pembayaran berbasis kode QR apapun.
  2. Meningkatkan branding.
  3. Cepat dan kekinian.
  4. Lebih praktis karena cukup menggunakan satu QRIS saja.
  5. Mengurangi biaya pengelolaan kas.
  6. Terhindar dari uang palsu.
  7. Tidak perlu menyediakan uang kembalian.
  8. Transaksi tercatat otomatis dan dapat dilihat setiap saat.
  9. Terpisahnya uang untuk usaha dan personal.
  10. Memudahkan rekonsiliasi dan berpotensi mencegah tindakan kecurangan dari pembukuan transaksi tunai.

Selain itu, QRIS juga bisa bikin UMKM-mu Go Digital loh! Upgrade basis UMKM mu dari konvensional ke digital untuk memperoleh keuntungan berlipat karena semuanya serba mudah.

Baca juga : Tips dan Trik UMKM Go Digital

Jika sobat masih bingung mau pakai aplikasi apa untuk beralih pada pembayaran via QRIS, yuk pake MPStore aja. Pake aplikasi MPStore untuk perkembangan UMKM-mu pasti bakal cuan loh. Pake QRIS via MPStore tanpa potongan admin untuk transaksi dibawah 100k. Sedangkan untuk transaksi diatas 100k kalian hanya kena potongan sebesar 0,3%. Murah banget kan sobat? Tunggu apalagi, yuk kelola perkembangan UMKM-mu dengan pake QRIS biar makin praktis.

Download disini

Posts pagination