October 19, 2024

WASPADA PENIPUAN!

Halo, sobat MPStore! Akhir-akhir ini telah beredar penipuan yang mengatasnamakan MPStore atau PT. Mitra Pedagang Indonesia, Tbk. Pelaku mengiming-imingi korban dengan investasi bodong yang mengatasnamakan MPStore.

Untuk semua penerima informasi yang sumbernya bisa dari mana saja di harapkan dapat memilih dan memilah informasi dengan benar. Jangan gampang tergiur dengan berita hoax yang tidak jelas asal usulnya. Kami tidak pernah memberikan informasi seputar investasi seperti berita terkait. Jika memang ada, kami pasti akan menginformasikannya langsung lewat official sosial media kami.

Kami tidak akan bertanggungjawab atas kerugian apabila ada penipuan yang mengatasnamakan PT. Mitra Pedagang Indonesia, Tbk. Demikian pemberitahuan ini kami buat untuk menghimbau para penerima informasi agar lebih berhati-hati kedepannya.

October 16, 2024

Kirim saldo MPStore ke Bank lain, begini tutorialnya!

Halo, sobat UMKM! Gimana nih? sudah pake MPStore belum? kalo sobat suda pakai MPStore tapi masih bingung cara pake fitur-fiturnya. Yuk simak salah satu tutorial fitur di MPStore ini!

Nah, kalau sobat pengen gunain salah satu fitur MPStore yaitu transfer ke Bank lain. Berikut adalah langkah-langkahnya, simak dengan baik ya sobat!

  1. Buka aplikasi MPStore
    Pertama-tama, sobat bisa buka aplikasi MPStore yang sudah sobat install. Di halaman utama, klik fitur Mini ATM & Bank.

2. Pilih Bank Tujuan
Setelah klik fitur Mini ATM & Bank, sobat akan di arahkan untuk memilih Bank tujuan yang ingin sobat transfer.

Isi nominal dan nomer rekening
Selanjutnya, sobat bisa isi jumlah nominal yang ingin sobat transfer beserta nomer rekening tujuan.

Tarik saldo
Jika sudah selesai, sobat bisa langsung klik tarik saldo. Namun nantinya sobat masih akan di minta untuk konfirmasi pin.

  • Bayar
    Setelah konfirmasi pin, sobat bisa langsung klik bayar. Setelah itu saldo yang sobat transfer akan otomatis masuk ke rekening tujuan dan transaksinya berhasil.

Gimana sobat? gampang kan? makanya yuk download MPStore sekarang juga biar sobat bisa ngerasain fitur-fitur keren dan bikin transaksimu makin gampang.

Download disini

October 12, 2024

Jangan sampai UMKM-mu kaya gini ya!

Halo, sobat UMKM! Sudah tau belum kalau pertumbuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia semakin bertambah setiap tahunnya. Menurut data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, saat ini pelaku UMKM di Tanah Air mencapai angka 60 juta. Jumlah tersebut diprediksi terus bertambah seiring dengan kemajuan teknologi dan potensi sumber daya manusia yang semakin berkembang.

Bukan rahasia umum lagi jika sebuah usaha pasti akan mengalami sebuah masalah, begitu juga dengan UMKM. Dari sekian banyak permasalahan UMKM yang terjadi di Indonesia, 5 permasalahan di bawah ini yang paling sering ditemui. Namun, jangan Anda jadikan permasalahan ini sebagai penghalang melainkan sebuah tantangan yang harus dilalui demi kelangsungan usaha Anda sendiri.

Berikut ini adalah 5 masalah yang sering terjadi pada UMKM, antara lain :

  1. Masalah Permodalan
    Permasalahan UMKM yang paling sering ditemui adalah modal yang terbatas. Para pelaku UMKM mungkin saja memiliki banyak ide bisnis untuk mengembangkan usahanya, namun harus terhenti karena tidak adanya modal tambahan. Jika ditelusuri ke belakang, banyak pelaku UMKM yang kesulitan untuk mendapatkan modal tambahan dari lembaga keuangan dikarenakan banyaknya persyaratan yang belum terpenuhi. Hal ini senada dengan hasil survei yang dilakukan oleh Pricewaterhouse Coopers, yang mana 74% UMKM di Indonesia belum mendapatkan akses pembiayaan.
  2. Masalah Perizinan
    Bukan rahasia umum lagi jika banyak UMKM di Indonesia yang belum memiliki badan hukum yang jelas. Tidak adanya izin usaha resmi mendatangkan efek domino bagi pelaku UMKM karena akan menghambat laju usaha mereka sendiri, salah satunya saat ingin mengajukan modal. Sehingga sulit bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka menjadi lebih besar lagi.

Untuk itu, sebaiknya Anda sudah mengantongi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang diterbitkan berdasarkan domisili usaha. Keberadaan SIUP penting dimiliki oleh pelaku UMKM agar usaha yang dijalankan memiliki bukti yang sah dari pemerintah. Perihal SIUP diatur oleh pemerintah dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 46/2009 tentang Perubahan Atas Permendag No. 36/2007 mengenai Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan.

  1. Rendahnya Kesadaran untuk Membayar Pajak
    Selain perizinan, regulasi lain yang kerap diabaikan oleh pelaku UMKM adalah soal pembayaran pajak. Dari sekitar 60 juta pelaku UMKM di Indonesia, hanya 2,5% saja atau sekitar 1,5 juta pelaku UMKM yang melaporkan pajaknya. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua pelaku UMKM paham akan cara menghitung pajak yang menjadi kewajiban mereka. Efek terburuk yang bisa menimpa pelaku UMKM adalah usaha mereka bisa mengalami gulung tikar karena modal yang ada habis dipakai untuk membayar sanksi pajak yang telat dibayarkan.

Pemerintah pun menurunkan tarif PPh Final atau yang sering disebut sebagai pajak UMKM dari 1% menjadi 0,5% yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 23 tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu. Selain itu, yang menjadi WP adalah mereka dengan usaha yang memiliki omzet sampai dengan Rp4,8 miliar dalam satu tahun.Kebijakan penurunan tarif ini bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya menjadi lebih baik lagi.

  1. Kurangnya Inovasi
    Jumlah UMKM di Tanah Air yang terus bertambah bagai 2 sisi mata uang. Di satu sisi, geliat masyarakat Indonesia yang tinggi dalam membuat bisnis sendiri sangat baik dalam membantu mendorong perekonomian nasional. Di sisi lain, banyak juga yang mendirikan usaha hanya karena ikut-ikutan tren atau latah.

Alasan terakhir inilah yang membuat banyak pelaku UMKM jalan di tempat dalam mengembangkan usahanya karena minimnya inovasi. Akhirnya banyak usaha yang hanya bertahan selama 1-2 tahun, kemudian bangkrut karena produk atau jasa yang ditawarkan tidak kuat atau kalah bersaing. Banyak pelaku UMKM di Indonesia yang hanya menjalankan bisnis berdasarkan ikut-ikutan tanpa melihat potensi diri yang dimilikinya.

Tidak mengherankan jika produk UMKM lokal yang berhasil menembus pasar internasional terbilang masih sedikit. Jika dibandingkan dengan produk sejenis dari negara luar, produk UMKM Indonesia kalah saing baik dari segi kualitas dan harga. Produk yang lahir dari latah atau ikut-ikutan tren ini tidak muncul dari konsep yang matang dan memiliki kemiripan satu sama lain dengan produk sejenis. Di awal, permintaan dan barang ditawarkan sama-sama banyak, namun lama-kelamaan permintaan menjadi turun karena konsumen yang sudah bosan dengan barang sejenis.

  1. Pelaku UMKM masih Gagap Tekhnologi
    Perkembangan teknologi yang terjadi sekarang ini melahirkan geliat ekonomi digital yang justru membawa banyak manfaat bagi pelaku UMKM, tidak hanya dalam memasarkan produknya tetapi juga memudahkan proses produktivitas para pelaku UMKM. Kehadiran saluran marketplace dan media sosial membuka peluang bagi pelaku UMKM dalam mengenalkan produk mereka ke ranah yang lebih luas. Selain itu, produktivitas pegiat UMKM semakin lebih mudah dan efisien berkat adanya perkembangan teknologi, mulai dari melakukan pembukuan secara digital, membayar pajak melalui sistem aplikasi, dan lain-lain.

Salah satu faktor yang menjadi kendala adalah tidak meratanya penyebaran informasi di Tanah Air yang menyebabkan munculnya virus gaptek ini. Selain itu, generation gap antara pelaku UMKM yang diwakilkan oleh generasi X dan pelaku UMKM dari generasi milenial melahirkan jarak soal permasalahan UMKM ini.

Baca juga : Digitalisasi UMKM

Ada baiknya pelaku UMKM di usia muda turut mengajarkan atau memberikan penyuluhan terkait teknologi terkini terhadap pelaku UMKM di usia senior. Mereka yang lebih tua juga diharapkan tidak segan untuk bertanya mengenai update terkini di dunia bisnis.

Nah itu dia penjelasan terkait masalah yang kerap terjadi pada UMKM. Jika sobat masih merasa kebingungan, sobat bisa terlebih dahulu download aplikasi MPStore untuk membantu memberi arahan dan perkembangan pada bisnis yang sobat lakukan dengan kancah digital.

Download disini

October 8, 2024

Revolusi Pembayaran Non-Tunai di Indonesia

Halo, sobat UMKM! Kalian uda pada tau belum bagaimana perkembangan yang terjadi di sekitar kita juga mempengaruhi perkembangan dalam penjalanan bisnis, salah satunya adalah revolusi pembayaran non-tunai.

Pembayaran non-tunai telah menjadi bagian dari kehidupan modern masyarakat Indonesia. Salah satu inovasi terbesar dalam sistem pembayaran ini adalah QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Sejak diluncurkannya pada tahun 2019 oleh Bank Indonesia, QRIS telah membawa perubahan besar dalam dunia transaksi masyarakat Indonesia. Kehadirannya memungkinkan semua jenis pembayaran digital dilakukan hanya dengan satu kode QR, sehingga mempermudah kehidupan banyak orang, baik konsumen maupun merchant.

▸ Awal Mula Kemunculan QRIS di Indonesia
QRIS pertama kali diluncurkan pada bulan Agustus 2019 oleh Bank Indonesia (BI). Tujuan utama dari pengembangan QRIS adalah untuk menyederhanakan sistem pembayaran non-tunai melalui penggunaan kode QR yang terstandarisasi. Sebelum QRIS hadir, berbagai platform dompet digital di Indonesia menggunakan kode QR masing-masing, yang menyebabkan keterbatasan interoperabilitas antar-platform. QRIS menjawab masalah tersebut dengan menyatukan kode QR dari berbagai penyedia layanan, sehingga konsumen bisa melakukan pembayaran dengan satu kode QR saja, terlepas dari aplikasi apa yang mereka gunakan.

Sejak diluncurkan, QRIS terus mengalami perkembangan pesat dan diadopsi oleh berbagai lapisan masyarakat. Dari pedagang kecil hingga merchant besar, QRIS mulai digunakan sebagai metode pembayaran utama. Saat ini, QRIS sudah menjadi standar bagi transaksi non-tunai di banyak tempat di Indonesia, beberapa di antaranya adalah pasar, restoran, cafe, bahkan warung.

Baca juga : Mengenal QRIS Si Aplikasi Praktis

▸ Perkembangan QRIS di Indonesia
QRIS terus mengalami pertumbuhan yang pesat. Pada akhir 2020, tercatat sudah lebih dari 6 juta merchant yang menerima pembayaran melalui QRIS. Jumlah ini terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya sektor usaha yang menyadari pentingnya menyediakan opsi pembayaran digital.

Pemerintah juga turut mendorong penggunaan QRIS dengan mengintegrasikannya ke dalam berbagai program digitalisasi ekonomi, terutama di masa pandemi COVID-19. Selama pandemi, banyak pedagang yang beralih ke sistem pembayaran digital untuk mengurangi kontak fisik, dan QRIS menjadi salah satu solusi utama yang diandalkan.

Selain itu, QRIS juga terus dikembangkan agar dapat digunakan di luar negeri. Beberapa negara sudah mulai mendukung pembayaran lintas negara dengan QRIS, yang memungkinkan masyarakat Indonesia untuk melakukan transaksi internasional dengan lebih mudah saat berwisata atau berbisnis di luar negeri.

Meskipun QRIS telah sukses diadopsi oleh banyak kalangan, masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi agar penggunaannya bisa lebih optimal. Salah satunya adalah kurangnya edukasi di kalangan masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil yang masih belum familiar dengan transaksi digital. Bank Indonesia dan lembaga terkait terus berupaya untuk memperluas jangkauan dan melakukan sosialisasi terkait penggunaan QRIS.

Di masa depan, QRIS diharapkan akan menjadi sistem pembayaran utama di Indonesia yang mampu menggantikan transaksi tunai secara keseluruhan. Selain itu, dengan semakin banyaknya inovasi teknologi finansial, QRIS diprediksi akan menjadi lebih canggih dan efisien, mendukung berbagai fitur tambahan yang akan meningkatkan pengalaman pengguna dalam bertransaksi.

QRIS merupakan revolusi dalam sistem pembayaran non-tunai di Indonesia. Dengan kemudahan, kepraktisan, dan interoperabilitasnya, QRIS telah membawa perubahan besar dalam cara masyarakat melakukan transaksi. Nah gimana nih? kalau sobat UMKM masih bingung tentang QRIS, yuk download MPStore aja. MPStore adalah SuperApps yang di rancang untuk membantu seluruh UMKM di Indonesia. MPStore sudah memiliki fitur QRIS yang memudahkan transaksi antara penjual dan pembeli. Sobat juga bisa menggunakan fitur lain seperti kasir online, kulakan via aplikasi, dan fitur lainnya. Tunggu apalagi? Yuk nikmati kemudahannya sekarang.

Download disini

October 7, 2024

Mengenal QRIS Si Aplikasi Praktis

Halo, sobat UMKM! Sebagai pemilik sebuah usaha, pastinya kalian sangat menginginkan agar usaha yang kalian jalankan terus berkembang kan? apalagi melihat perkembangan zaman yang juga semakin pesat.

Nah untuk mendukung pesatnya pertumbuhan zaman, sobat UMKM perlu tau tentang banyaknya perubahan pembangunan bisnis yang berbasis digital, salah satunya adalah dalam segi transaksi pembayaran. Salah satu bentuk perubahan transaksi dengan basis digital, kini hadir sebuah metode pembayaran dengan menggunakan QRIS.

Sobat UMKM sudah pada tau belum apa itu QRIS? kalo belum yuk sini mimin jelasin! Jadi, QRIS merupakan singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard. QRIS merupakan standar kode QR yang berlaku secara nasional untuk sistem pembayaran di Indonesia.

Singkatnya, QRIS adalah standar kode QR yang digunakan oleh semua penyedia layanan sistem pembayaran di Indonesia. Dengan begitu, masing-masing penyedia layanan sistem pembayaran berbasis kode QR tak perlu lagi menyediakan kode QR sendiri untuk dapat memberikan layanan pembayaran kepada masyarakat.

Dulu, masing-masing penyedia layanan pembayaran berbasis kode QR memiliki kodenya masing-masing, sehingga tidak saling dapat digunakan oleh penyedia layanan pembayaran lain.

Nah, BI bersama para penyedia layanan sistem pembayaran yang tergabung dalam Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) kemudian membuat satu standar kode QR bersama yang dapat digunakan oleh seluruh penyedia layanan pembayaran berbasis kode QR.

Tujuannya jelas agar transaksi pembayaran berbasis kode QR semakin mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Sebab, seluruh penyedia layanan pembayaran dapat menggunakan satu kode QR yang sama, meski masyarakat menggunakan layanan yang berbeda-beda.

Dengan kehadiran QRIS, toko atau merchant yang menerima pembayaran transaksi menggunakan kode QR hanya perlu memasang satu kode QR untuk pembayaran transaksi konsumennya. Artinya, merchant jadi tidak perlu menyediakan banyak kode QR untuk masing-masing layanan pembayaran yang digunakan oleh konsumennya.

Konsumen pun tidak perlu bingung harus membayar transaksi dengan penyedia layanan pembayaran yang mana. Sebab, bayar pakai yang mana pun kode QR-nya tetap sama. Lalu, apa saja sih manfaat QRIS sehingga aplikasi ini dikatakan sebagai aplikasi mudah dan anti ribet, berikut adalah beberapa manfaatnya, antara lain :

Manfaat QRIS bagi pengguna

  1. Cepat dan kekinian.
  2. Tidak perlu repot membawa uang tunai.
  3. Tidak perlu pusing memikirkan kode QR penyedia mana yang terpasang di merchant.
  4. Terlindungi karena semua penyelenggaranya sudah memiliki izin dan diawasi oleh BI.

Manfaat QRIS bagi merchant

  1. Penjualan berpotensi meningkat karena dapat menerima pembayaran berbasis kode QR apapun.
  2. Meningkatkan branding.
  3. Cepat dan kekinian.
  4. Lebih praktis karena cukup menggunakan satu QRIS saja.
  5. Mengurangi biaya pengelolaan kas.
  6. Terhindar dari uang palsu.
  7. Tidak perlu menyediakan uang kembalian.
  8. Transaksi tercatat otomatis dan dapat dilihat setiap saat.
  9. Terpisahnya uang untuk usaha dan personal.
  10. Memudahkan rekonsiliasi dan berpotensi mencegah tindakan kecurangan dari pembukuan transaksi tunai.

Selain itu, QRIS juga bisa bikin UMKM-mu Go Digital loh! Upgrade basis UMKM mu dari konvensional ke digital untuk memperoleh keuntungan berlipat karena semuanya serba mudah.

Baca juga : Tips dan Trik UMKM Go Digital

Jika sobat masih bingung mau pakai aplikasi apa untuk beralih pada pembayaran via QRIS, yuk pake MPStore aja. Pake aplikasi MPStore untuk perkembangan UMKM-mu pasti bakal cuan loh. Pake QRIS via MPStore tanpa potongan admin untuk transaksi dibawah 100k. Sedangkan untuk transaksi diatas 100k kalian hanya kena potongan sebesar 0,3%. Murah banget kan sobat? Tunggu apalagi, yuk kelola perkembangan UMKM-mu dengan pake QRIS biar makin praktis.

Download disini

October 4, 2024

Digitalisasi UMKM, Penting atau Engga Sih?

Halo, sobat UMKM! Sudah pernah mendengar kata digitalisasi UMKM belum? atau apasih digitalisasi UMKM itu? apasih pentingnya digitalisasi UMKM buat kemajuan bisnis kalian? kalau kalian belum paham, simak ini dulu yuk sobat!

Kata digitalisasi dapat di maknai sebagai perubahan dari sistem konvensional atau analog ke sistem digital. Maka, digitalisasi UMKM adalah proses membuat UMKM masuk ke dalam lingkup digital guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses bisnis juga operasional UMKM.

Peralihan UMKM ke sistem digital ini bukan sekadar akan mengubah proses pemasaran dan memperluas jangkauan bisnis dengan bantuan teknologi. Lebih dari itu, proses ini juga dapat membantu pelaku usaha untuk menyederhanakan proses produksi hingga mengatur keuangan dan transaksi dengan lebih mudah, transparan, dan cepat.

Mengapa digitalisasi UMKM ini di katakan lebih mudah? pasalnya, pelaku usaha dapat memesan, mengatur, dan mengontrol kebutuhan bahan baku produksi juga pendistribusian produk secara terpusat menggunakan bantuan teknologi digital. Pelaku usaha juga dapat melakukan pembukuan finansial perusahaan dengan transparan dan minim kesalahan karena bantuan teknologi tersebut.

Dari sisi konsumen, proses ini pun akan mendatangkan untung bagi mereka. Sebab, mereka dapat lebih mudah menjangkau dan memperoleh produk-produk UMKM dengan harga yang lebih terjangkau karena rantai pemasaran yang lebih singkat. Dengan demikian, semua manfaat di atas dapat memotong biaya juga durasi produksi yang diperlukan oleh pelaku bisnis UMKM, serta memberi mereka keuntungan yang lebih tinggi dan banyak.

Nah, setelah tau apa itu digitalisasi UMKM, sobat UMKM juga perlu tau nih, gimana sih cara melakukan digitalisasi UMKM? Susah ngga ya? gampang kok sobat. Yuk simak cara-caranya biar kalian lebih paham apa itu digitalisasi UMKM

  1. Melakukan riset pasar
    Langkah pertama yang dapat di lakukan untuk melakukan digitalisasi UMKM adalah riset pasar produk yang dijual. Riset pasar ini adalah bagaimana kalian mencari tahu siapa saja kompetitor bisnis usaha, strategi atau pola apa yang mereka gunakan untuk memperdagangkan produk mereka secara digital, hingga bagaimana pasar melihat atau menilai para kompetitor.
  2. Menentukan platform yang akan digunakan
    Ketika sobat UMKM sudah mengantongi semua informasi dari hasil riset pasar, sobat UMKM dapat menentukan platform atau media digital apa yang akan digunakan untuk memperkenalkan dan memasarkan produk-produk yang dimiliki kepada pasar. Platform yang dimaksud dapat berupa e-commerce atau media sosial.
  3. Melakukan promosi usaha
    Setelah menentukan platform apa yang cocok untuk digunakan, sobat UMKM juga perlu melakukan promosi atau pengenalan merek (brand) serta produk-produk yang kalian ciptakan secara digital melalui bantuan media sosial agar jangkauan pasarnya lebih luas. Tentunya, tahap promosi ini perlu dilakukan dengan strategi pemasaran yang tepat agar tidak salah sasaran. Jadi, sobat UMKM harus tau nih strategi pemasaran yang akan digunakan untuk mempromosikan merek serta produk-produk dari UMKM kalian.
  4. Memanfaatkan tools digital tambahan
    Digitalisasi UMKM juga bisa membantu kelangsungan bisnis UMKM menjadi lebih mudah karena bantuan teknologi digital. Untuk itu, sobat UMKM juga dapat memanfaatkan tools atau perangkat digital tambahan dalam proses digitalisasi usahanya. Contohnya adalah aplikasi untuk stok produk atau aplikasi keuangan digital yang tentunya sangat berguna untuk kelancaran dan kemajuan dari usaha yang sobat UMKM jalankan.

Nah, untuk mendukung digitalisasi UMKM di seluruh Indonesia, MPStore hadir sebagai SuperApps yang bisa membantu proses digitalisasi UMKM dengan berbagai macam fiturnya loh! Mulai dari kulakan online hingga transkasi pembayaran digital, semua bisa di lakukan dengan mudah dan cepat. Sobat UMKM bingung mulai bisnis digital darimana? tenang aja! Yuk pake MPStore dan digitalisasi UMKM-mu sekarang.

Download disini

October 3, 2024

Dukung UMKM Hebat, Demi Perekonomian yang Kuat

UMKM merupakan akronim dari Usaha Mikro, Kecil, Menengah. UMKM memegang peranan penting sebagai sektor yang potensial dan penjaga stabilitas perekonomian secara umum, mengingat usaha kecil dan menengah mempunyai keterlibatan yang sangat tinggi terhadap angkatan keja dan peningkatan kesehjahteraan rakyat.

Seiring dengan perkembangan zaman, banyak berkembang pula UMKM di sekitar yang dapat mendorong kenaikan angka pada perekonomian negara. UMKM dapat di katakan sebagai bisnis kecil yang manfaatnya besar untuk perekonomian. Memulai sebuah bisnis melalui UMKM adalah hal yang mudah. Semua orang bisa memulai bisnis, tapi tidak semua orang dapat mengembangkan dan mempertahankan bisnisnya.

Berkembangnya UMKM dapat dilihat dari bagaimana pengoperasiannya. Seiring dengan perkembangan tekhnologi, para pelaku UMKM harusnya dapat menyesuaikan bagaimana mengembangkan bisnis yang di jalankan agar sesuai dengan arus perubahan di sekitar.

Di era serba digital seperti sekarang ini, pelaku UMKM dapat mengikuti arah perkembangannya dengan mengubah pola-pola bisnis dalam usahanya. Salah satu contohnya adalah mengubah pola transaksi pembayaran konvensional ke transaksi digital.

Untuk mendukung pola perubahan dan perkembangan UMKM, kini hadir MPStore sebagai SuperApps yang dapat membantu kemajuan UMKM dengan berbagai macam fiturnya. Mau mulai bisnis jadi lebih mudah karena fiturnya lengkap dan dapat memenuhi kebutuhan untuk memulai bisnis baru.

Mau mulai bisnis tapi bingung darimana? download MPStore dulu yuk! Nikmati semua kemudahan bisnis dengan beragam macam fitur yang bisa kamu gunakan sesuai kebutuhan. Tunggu apalagi? Ayo mulai buka bisnismu dan tumbuh lebih hebat bersama MPStore!

Download disini ▸ https://company.mpstore.co.id/app

September 29, 2024

MPStore vs. Pesaing: Bagaimana Perbandingannya

Dalam lanskap persaingan platform grosir daring, MPStore menonjol karena komitmennya untuk mendukung usaha kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia. Tidak seperti banyak pesaing, MPStore berfokus pada peningkatan kemampuan digital bisnis tradisional, seperti Warung Madura, dengan menyediakan platform daring yang tangguh yang memfasilitasi pertumbuhan dan efisiensi operasional. Komitmen ini terbukti dalam inisiatif strategis mereka yang bertujuan untuk mendigitalkan UMKM, yang sangat penting bagi kelangsungan hidup dan keberhasilan mereka di pasar saat ini.

Fitur Unik MPStore

  1. Dukungan untuk UMKM: MPStore didedikasikan untuk memberdayakan UMKM dengan menawarkan platform online
    Menurut artikel terbaru (https://www.cnbcindonesia.com/market/20240513162318-19-537698/video-digitalisasi-bagi-kemajuanumkm-bisnis-warung-madura-cs), platform MPStore dirancang untuk menyediakan kemudahan akses bagi pedagang grosir dan eceran, yang merupakan keuntungan signifikan dibandingkan pesaing yang mungkin tidak secara khusus melayani demografi ini.
  2. Fokus pada Pertumbuhan Jangka Panjang: Tidak seperti beberapa pesaing yang memprioritaskan keuntungan jangka pendek, Sebagai kesimpulan, meskipun MPStore telah mengumumkan bahwa pihaknya tidak akan membagikan dividen untuk tahun berjalan. Sebaliknya, perusahaan berencana untuk menginvestasikan kembali semua keuntungan ke dalam biaya operasional dan peningkatan teknologi, dengan tujuan untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. Keputusan strategis ini, sebagaimana disorot dalam CNBC. memposisikan MPStore untuk kesuksesan jangka panjang, berpotensi memungkinkan pembagian dividen di masa depan berdasarkan kinerja
  3. Integrasi Teknologi: MPStore menjadi yang terdepan dalam solusi pembayaran digital, menerapkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk transaksi yang lancar. Fitur ini tidak hanya meningkatkan arus kas bagi pelaku usaha, tetapi juga meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Seperti yang tercantum dalam artikel tentang digitalisasi (https://www.cnbcindonesia.co/market/20240807160947-19-5611jurus-mpstore-digitalisasi-bisnis-umkm-saat-ekonomi-berkembang), MPStore bermaksud memperluas layanan digitalnya ke 750.000 gerai, menunjukkan ambisinya untuk memimpin transformasi digital UMKM.

Kolaborasi dan Penetrasi Pasar

Kolaborasi terkini MPStore dengan perusahaan besar seperti Salim Group dan Lippo Group semakin memperkuat posisi
pasarnya. Kemitraan ini dirancang untuk meningkatkan penetrasi ke sektor UMKM, dengan target pertumbuhan margin
laba bersih dan pendapatan. Target perusahaan untuk mencapai 1 juta mitra pada akhir tahun 2024 menunjukkan strategi
ekspansi agresifnya, sebagaimana dilaporkan dalam pengumuman IPO (https://market.bisnis.com/read/20240207/192/1739072/
baru-ipo-mpstore-mpix-ga ndeng-grup-salim-lippo-hingga-mnc-penetrasi-umkm).

Pengalaman dan Umpan Balik Pelanggan

Ulasan pelanggan tentang MPStore menunjukkan pengalaman yang beragam, dengan banyak pengguna memuji antarmuka yang ramah pengguna dan pilihan produk yang lengkap. Namun, beberapa kekhawatiran muncul terkait layanan
pelanggan dan waktu pengiriman. Seperti yang disorot dalam ulasan Google Play Store (https://
play.google.com/store/apps/details?id=id.co.aviana.m_pulsa&hl=en_US), meskipun platform ini secara umum diterima dengan baik, peningkatan dalam dukungan pelanggan dapat meningkatkan kepuasan secara keseluruhan

Kesimpulan

Singkatnya, fokus MPStore dalam mendukung UMKM melalui digitalisasi, strategi pertumbuhan jangka panjang, dan kemitraan strategis menjadikannya berbeda dari para pesaingnya. Seiring dengan terus berkembangnya platform dan perluasan layanannya, platform ini berada pada posisi yang tepat untuk memimpin pasar dalam memberdayakan bisnis tradisional di Indonesia. Bagi mereka yang ingin mengeksplorasi manfaat MPStore, platform ini menawarkan peluang yang
menjanjikan untuk pertumbuhan dan kesuksesan di era digital.

June 2, 2024

MPStore Berikan Peluang Endorse Gratis Bagi UMKM

Bangkalan, 16 Februari 2024 – Kabar gembira bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bangkalan, Madura. Platform pembayaran digital MPStore memberikan kesempatan emas untuk mempromosikan produk mereka secara gratis melalui akun Instagram @bangkalan.ku yang memiliki lebih dari 50 ribu pengikut.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Abdul Muidz Aad atau yang akrab disapa Aad, CEO dan Founder MPStore, melalui video Instagram Reels yang diunggah pada hari Kamis, 15 Februari 2024. Dalam video tersebut, Aad mengajak para pemilik usaha UMKM di Bangkalan untuk memanfaatkan platform @bangkalan.ku untuk memperluas jangkauan pasar mereka.

“Saya mau traktir nih, semua temen-temen UMKM di Bangkalan, untuk promosi, untuk posting, untuk menyebar luaskan info produk, info toko, info dagangannya di sosmed bangkalan.ku, dan itu gratis, MPStore yang bayarin,” tutur Aad dalam videonya.

Syarat untuk mengikuti program ini terbilang mudah. Para pelaku UMKM di Bangkalan hanya perlu:

1. Mengunduh aplikasi MPStore melalui Playstore atau Appstore.

2. Menggunakan fitur QRIS atau Kasir yang tersedia di aplikasi MPStore.

3. Mengirimkan informasi mengenai usaha mereka melalui DM Instagram @bangkalan.ku

4. Tim @bangkalan.ku kemudian akan meninjau dan meliput usaha tersebut untuk dipromosikan di akun Instagram mereka.

Program ini merupakan langkah nyata MPStore dalam mendukung kemajuan UMKM di Indonesia, khususnya di daerah Bangkalan. Dengan memberikan akses promosi gratis kepada para UMKM, MPStore berharap dapat membantu mereka meningkatkan penjualan dan mengembangkan usahanya.

Meskipun saat ini program ini hanya tersedia di Bangkalan, Aad tidak menutup kemungkinan untuk mengadakan program serupa di daerah lain di Indonesia.

“Nanti kita lihat ke depannya, kalau memang program ini berjalan dengan baik, dan banyak UMKM yang terbantu, Insya Allah kita akan adakan di daerah lain juga,” ujar Aad.

Para pelaku UMKM di Bangkalan yang ingin memanfaatkan program ini dapat segera mengikuti langkah-langkah yang dijelaskan di atas. Jangan lupa untuk selalu mengikuti informasi terbaru di akun Instagram @mpstore_superappuntuk mengetahui program-program menarik lainnya yang ditawarkan oleh MPStore.

Program endorse gratis dari MPStore ini memiliki beberapa dampak positif bagi UMKM di Bangkalan, di antaranya:

• Meningkatkan brand awareness: Promosi di akun Instagram @bangkalan.ku yang memiliki banyak pengikut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap merek dan produk UMKM.

• Memperluas jangkauan pasar: Promosi online dapat membantu UMKM menjangkau lebih banyak pelanggan potensial, tidak hanya di Bangkalan, tetapi juga di luar daerah.

• Meningkatkan penjualan: Dengan meningkatnya brand awareness dan jangkauan pasar, diharapkan penjualan produk UMKM juga akan meningkat.

• Mengembangkan usaha: Program ini dapat membantu UMKM untuk mengembangkan usahanya dan mencapai target pasar yang lebih luas.

Program endorse gratis dari MPStore merupakan peluang emas bagi UMKM di Bangkalan untuk meningkatkan penjualan dan mengembangkan usahanya. Program ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Bangkalan dan membantu UMKM untuk menjadi lebih kompetitif di era digital.

Posts pagination